'Untuk Apa Gadget Bagus, Tapi Gak Ada Sinyal..!'

Bekasimedia – Gadget canggih terus diproduksi dan beredar di Indonesia. Yang terbaru, raksasa elektronik Korea, Samsung meluncurkan Galaxy Note 7. PhabletAndroid ini baru saja diluncurkan pada Selasa (2/8/16) pekan lalu. Namun peredaran gadget canggih di Indonesia tidak diimbangi dengan kelayakan sinyal. Istilahnya, “Beli Gadget, Lupa Beli Sinyal”.

“Buat apa beli gadget mahal kalau sinyal tak mendukung,” curhat warga Jakarta, Lisa Indriyani kepada bekasimedia.com, Kamis (11/8/16) dinihari.

Pada saat libur Idul Fitri bulan lalu, Lisa berkesempatan silaturahim ke rumah keluarganya di ujung Provinsi Lampung bagian barat.

“Ada satu hal yang menarik buat saya yang tinggal di ibukota dan pulau Jawa, ternyata untuk Provinsi Lampung tidak semua daerah terjamah oleh provider dan sinyal yang baik,” kisah Lisa.

Di wilayah Krui, Kabupaten Pesisir Barat misalnya, menurut pengamatannya, ada dua provider yang menguasai yaitu XL dan Telkomsel, namun sinyalnya mati hidup alias tidak stabil.

“Begitu pula saat saya pindah silaturrahim ke wilayah Lampung Barat, dua provider ini yang menguasai, tapi sinyal di kedua wilayah tak selamanya stabil ada, bahkan kadang menghilang,” imbuh Lisa.

Maka menurut Lisa, dikalangan karib kerabatnya di Lampung muncul istilah “beli gadget, lupa beli sinyal” jadi untuk apa gadget mahal, jika sinyal tak mendukung.

“Padahal sinyal dan internet adalah hak seluruh warga Indonesia, bukan hanya warga di pulau Jawa, tapi juga di luar pulau Jawa,” tegasnya.

“Semoga provider murah seperti XL bisa lebih berjaya, agar bisa menyaingi Telkomsel yang sudah menguasai daerah terpencil, tapi mahal biayanya,” harap Lisa.

Sebelumnya perintis bisnis seluler tanah air, Garuda Sugardo menyarankan Presiden Jokowi untuk buyback saham Telkomsel dari perusahaan Singapura. Hal ini harus dilakukan agar pelayanan Telkomsel lebih baik dan rakyat menikmati hasilnya.

“Bila pada masa kampanye pilpres 22 Juni 2014, Joko Widodo (Jokowi) berjanji untuk mem-buyback Indosat, sepertinya ini tempo bagi kita mendukung beliau melunasi janjinya. Sebentar lagi hasil dari tax amnesty, uang yang kembali dari Singapura akan mengucur. Maaf kata, mengapa harus buyback Indosat bila bisa dapat Telkomsel? Dari pada kita kerja sampai temehek-mehek, yang menikmati hasilnya SingTel, lebih baik kita ambil kembali saham Telkomsel,” saran Garuda Sugardo, di Jakarta, Senin (18/7/16) lalu.

1 Comment on "'Untuk Apa Gadget Bagus, Tapi Gak Ada Sinyal..!'"

  1. sebenarnya inimah bukan masalah pemilik gagdet, tapi pemegang operator min.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*