M. Kurniawan: Kota Tua Bekasi, Sekadar Etalase Kota atau Magnet bagi Swasta?

Bekasimedia – Kawasan Pasar Proyek Lama kota Bekasi merupakan zona seksi bagi para pelaku usaha warga Tionghoa maupun pribumi, tidak dipungkiri lagi kawasan ini menjadi magnet tersendiri selain pesatnya perkembangan perekonomian juga sebagai ikon budaya Bekasi.

Anggota komisi B DPRD kota Bekasi, Muhammad Kurniawan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Senin (8/8/16) di ruang kerjanya mengomentari pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut haruslah selaras dengan ide dasar yang ingin diangkat oleh pemerintah daerah.

“Memang wilayah pasar proyek lama tersebut saat ini sudah berkembang pesat sedemikian rupa, kalau misalkan ada konsistensi terhadap zonasi, katakanlah zonasi perdagangan maka nantinya harus ada penyesuaian-penyesuaian, misalkan penyesuaian arus lalu lintasnya, rekayasa lalu lintasnya, kemudian juga infrastruktur-infrastruktur pendukung, dan juga bicara lagi mengenai infrastruktur yang selaras dengan ide dasar yang mau diangkat,” katanya.

“Kawasan tersebut akan dibangun rumah sakit, kemudian juga perhotelan, Mal yang sudah ada, akses perlintasaan kereta api, kemudian juga tidak jauh dari situ ada juga pusat pemerintahan dan alun-alun kota, nah, kesemuanya ini kan perlu adanya kajian mendalam lintas dinas SKPD terkait,” sambungnya.

Lebih lanjut Kurniawan juga menanyakan fungsi dasar kawasan kota tua Bekasi apakah sebagai sebuah etalase simbolis atau memiliki magnet wisata lokal dan luar yang bernilai ekonomi?

“Fungsi kawasan kota tua Bekasi ini akan seperti apa nantinya? Apakah hanya etalase simbolis yang hanya dinikmati sepintas lalu, atau konsep “kota tua Jakarta” di mana menjadi magnet bagi orang untuk datang, nah ini juga perlu menjadi bahan kajian dan diskusi,” imbuhnya.

Aleg Dapil Bekasi Timur ini menyatakan, muara keseriusan Pemerintah mewujudkan ide cerdas ini adalah adanya alokasi anggaran yang memadai dari setiap SKPD terkait, “saya khawatir ini ide yang hanya muncul sepintas di dinas tata kota, tapi belum terkoordinasi ke dinas yang lain, yang paling dekat kita cermati saja di APBDP 2016 dan RAPBD 2017.” tutupnya. (dns)

Be the first to comment on "M. Kurniawan: Kota Tua Bekasi, Sekadar Etalase Kota atau Magnet bagi Swasta?"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*