IDI Kota Bekasi: Usut Tuntas Kasus Pemukulan Dokter RS St Elisabeth

Bekasimedia – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bekasi menyesalkan adanya kasus pemukulan terhadap dokter rumah sakit yang dilakukan oknum warga terkait kasus vaksin palsu.

Hal ini disampaikan oleh Ketua IDI Kota Bekasi, dr. Kamaruddin Askar kepada bekasimedia.com, Minggu (17/7/16) melalui telepon selularnya. Dokter yang dimaksud adalah dr. Antonius Yudi, direktur utama RS Elisabeth Bekasi.

“Atas kasus pemukulan dokter di RS Elisabeth dr Antonius Yudi dirut RS Elisabeth, kami Pengurus IDI Kota Bekasi, sangat menyesal dan prihatin serta mengutuk keras tindakan sekelompok masyarakat yang bertindak di luar asas praduga tak bersalah serta mengedepankan kekerasan fisik dengan pemukulan terhadap dokter yang bersangkutan,” kata dr. Kamarudin Askar.

Terkait Kasus Vaksin Palsu ini, kata dia, baik RS, dokter maupun masyarakat sebetulnya bisa dikatakan termasuk korban dari carut marut peredaran vaksin palsu ini.

“Saya minta pada aparat keamanan untuk mengusut tuntas kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini,” imbuhnya.

Menurut informasi, dokter Antonius dikonfirmasi sudah melaporkan kasus pemukulan ini ke pihak kepolisian.

Sebelumnya diberitakan, Pemkot Bekasi tidak akan segan-segan mencabut izin operasional RS yang terkait kasus vaksin palsu. Akan tetapi, dr Askar menyatakan akan sulit juga jika pelayanan Rumah Sakit sampai berhenti. (eas)

Be the first to comment on "IDI Kota Bekasi: Usut Tuntas Kasus Pemukulan Dokter RS St Elisabeth"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*