Parah! Ada tempat Pengemasan Garam Curah Tak Diawasi Pemkot Bekasi

Bekasimedia – Garam tak terpisahkan dari masakan khas Indonesia. Apapun masakannya, pasti ada bumbu garam di dalamnya. Apa jadinya jika proses pengemasan garam jauh dari nilai higienis?

Di RW 26 Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur ada tempat pengemasan garam curah. Sejumlah warga di situ merasa heran karena tempat itu tidak diawasi pemerintah sama sekali.

“Kok seperti aman dari sentuhan aparat dan pemerintah, tempatnya kotor gitu,” kata Achmad Ridho, warga sekitar, Jumat (24/6/16).

Padahal, kata dia, proses pengemasan garam tersebut tidak memperhatikan unsur kebersihan dan kesehatan. Pengemasan dilakukan di bangunan sederhana berukuran sekitar 4×5 M dan dipenuhi debu jalanan, mengingat berada tepat di sisi jalan tol Jakarta – Cikampek.

“Garam yang sudah dikemas dikirim ke sejumlah warung kecil dan grosir di Kota Bekasi,” lanjutnya. 

Garam curah tersebut, menurut Ridho, didatangkan dari sejumlah wilayah penghasil garam di Provinsi Jawa Tengah. “Beberapa hari sekali, truk yang memuat puluhan karung garam datang,” bebernya.

Berdasarkan pengamatannya, garam curah dalam karung berukuran 60 kg tersebut langsung dikemas ke dalam plastik biru transparan ukuran kecil oleh sejumlah buruh yang diupah Rp 10.000 setiap karungnya.

“Saya tidak tahu garamnya beryodium atau tidak.” tutupnya. (RB)

Be the first to comment on "Parah! Ada tempat Pengemasan Garam Curah Tak Diawasi Pemkot Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*