Mahasiswa UIN Jakarta Protes Tata Kelola Parkir di Kampusnya

Bekasimedia – Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyesalkan kebijakan rektorat soal pengaturan parkir di kampusnya yang mengakibatkan kemacetan.

Kemacetan diduga oleh lambatnya Sistem Scan yang diterapkan di Gerbang Berkah (GB), dari Fakultas Tarbiyah Sampai Fakultas Ushuluddin yang menghambat laju kendaraan mahasiswa.

“GB Parking yang digadang akan meminimalisir tertibnya parkiran dan antrian ternyata tidak sesuai dengan faktanya, dan malah banyak memakan lahan hijau kampus,” ujar Presiden Koalisi Mahasiswa UIN (KMU), Muhammad Faqih dalam rilis yang diterima bekasimedia, Selasa (26/4/16).

Menurut Faqih, sungguh ironis sejak surat edaran yang dikeluarkan oleh pihak Rektorat dengan nomor Un.02/R/KP.01.4/998/2016. “Dinyatakan bahwa pengelolaan parkir meliputi perbaikan dalam hal sarana yang salah satunya merupakan pelayanan parkir dengan sistem informasi, database computer dan gate control sama sekali tidak sesuai dengan yang semestinya,” sambungnya.

Faqih menambahkan, bergantinya pengelolaan parkir berbagai fasilitas dipasang untuk menunjang keperluan parkir. Pemindai tiket, mesin tiket dan palang otomatis telah dipasang GB Parking sama sekali tidak memberikan efek positif pada kampus

Selain itu, lanjut Faqih, lahan Student Center (SC) yang dijadikan sebagai aktivitas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dijadikan lahan untuk menampung kendaran roda dua, padahal lahan SC sangat penting.

“Juga begitu banyaknya kendaraan yang berada di kampus tentunya memiliki pemasukan yang cukup banyak dan keuntungan yang diambil oleh pihak kampus masih belum jelas alokasi dananya,” pungkas Faqih. (eas)

Be the first to comment on "Mahasiswa UIN Jakarta Protes Tata Kelola Parkir di Kampusnya"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*