Plafon Runtuh, Kelayakan Gedung Baru Dishub Kabupaten Bekasi Dipertanyakan

Bekasimedia- Gedung baru Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, di Jalan Industri, Cikarang Utara, runtuh pada bagian plafon atau langit-langit.
Saksi mata, Iwan, mengatakan, tembok bagian atap bertingkat itu roboh sekira pukul 18.20 WIB pada Selasa (19/4/2016), secara tiba-tiba.
“Tiba-tiba timbul suara begebuk. Untung pas itu nggak ada orang, jadi nggak ada korban. Setahu saya ini gedung baru,” ucapnya.
Ketebalan material yang jatuh dari langit-langit sekira 6 sentimeter. Menurut Iwan, sebelumnya juga pernah mengalami kerusakan pada plafon tapi sudah diperbaiki, posisinya berada pada gedung yang sama, tetapi di bagian belakang.
“Menurut saya ini berbahaya sekali, Mas. Untung kosong, apalagi nanti kalau udah ada orang. Ini gedung baru 3 bulan,” jelas warga Kampung Bunisani tersebut.
Menurut informasi, gedung yang memakan anggaran sebesar Rp. 14 milyar tersebut masih dalam pemeliharaan. ambruknya bangunan tersebut tidak diketahui penyebabnya dan menjadi tanggung jawab kontraktor.
Gedung yang atapnya ambruk tersebut merupakan gedung yang akan diperuntukan bagi Dinas Perhubungan. Namun demikian, tidak ada korban yang tertimpa material bangunan.
“Katanya mau dibuat kantor gitu, tidak ada korban, Bang, emang waktu itu kondisi sudah sepi orang yang ada di dalam,” ucapnya.
Dia mengakui bahwa sebelumnya plafon yang ada di dalam juga pernah ambruk, akan tetapi sudah diperbaiki, dan bangunan juga terlihat miring dan tampak kurang rapi dalam pengerjaannya.
“Pembangunannya kurang baik, lihat aja miring bangunannya, sedangkan ambruknya bangunan tersebut adalah langit-langit diperkirakan panjangnya 1 meter,” tukas Iwan.
Menanggapi hal tersebut, pihak Dinas Perhubungan menyatakan tidak mau menerima bangunan yang sudah jadi kalau pihak Dinas Bangunan dan Pihak Kontraktor belum memperbaiki beberapa bagian bangunan yang masih dipertanyakan kelayakannya.
”Awalnya kita mengeluhkan tidak adanya aliran listrik, selanjutnya air, dan berjalan waktu beberapa plafon yang rusak, sehingga pada saat ini langit-langit bangunan yang ambruk, itu yang kita tidak mau, menerima bangunan dengan kondisi yang belum layak,” ucap Sekertaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Tuftana, Rabu (20/4/2016) di ruangannya.
Dia mengaku akan menugaskan orang yang ahli di bidang bangunan untuk mencari tahu kelayakan bangunan yang sudah jadi, dan hal tersebut merupakan antisipasi bila terjadi sesuatu kepada pegawai yang nantinya menempati bangunan ini.
“Jangan sampai saat kita tempatin bangunan ambruk,” ungkapnya.
Dia menegaskan agar pihak terkait melakukan renovasi kembali 100 persen karena tidak mau bila terjadi hal serupa ditambah bangunan yang masih dianggap kurang dari pemintaan sebelumnya.
“Masih banyak yang harus direnovasi, dan saya minta pihak terkait melakukan renovasi 100 persen,” tegasnya. (SL)

Be the first to comment on "Plafon Runtuh, Kelayakan Gedung Baru Dishub Kabupaten Bekasi Dipertanyakan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*