Mengapa Jelang Lebaran Banyak Warga Datangi Pegadaian? Ini Alasannya

Bekasimedia- Jelang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri masyarakat dan pelaku bisnis biasanya sudah mempersiapkan strategi bisnis yang akan mereka terapkan di saatnya nanti.

Kepala Deputi Bisnis Pegadaian area Bekasi, Didik Suprayogi mengatakan kepada Bekasimedia.com Senin (18/04) di tengah-tengah aksi sosial kepedulian masyarakat dan donor darah pihaknya mengakui tidak ada strategi khusus untuk menghadapi Ramadhan dan lebaran tahun ini (2016).

Hanya, ia mengakui kebiasaan masyarakat di awal bulan puasa biasanya banyak warga mendatangi kantor pegadaian untuk menggadaikan barangnya sebagai modal untuk bisnis di bulan puasa dan hal ini berlangsung hingga sepekan sebelum hari raya, ungkapnya kepada Bekasimedia.com.

“Paradigma yang tersebar di masyarakat kan kalau orang mendatangi kantor pegadaian saat bulan puasa pastinya untuk mendapatkan sejumlah uang untuk biaya ongkos pulang kampung dan berhari raya di kampung halaman, tetapi ini tidak sejauh yang saya evaluasi justru mereka memanfaatkan pinjaman jangka pendek dengan bunga yang relatif murah untuk bisa berusaha dan bisnis dibulan ramadhan,” imbuhnya.

Bisnis makanan dan minuman serta pakaian biasanya yang menjadi primadona bagi para pelaku bisnis untuk menjajakan usahanya saat bulan ramadhan ini yang menjadi dasarnya mengapa banyak warga mendatangi kantor pegadaian hampir di semua daerah di Indonesia,” sambungnya.

Terkait dengan pencanangan tahun 2017 sebagai tahun investasi dan perekonomian daerah, pihaknya sangat siap untuk mendukung kebijakan pemerintah kota Bekasi, menurutnya biasanya kemajuan atau perkembangan ekonomi suatu daerah sangat inline sejalan dengan kemajuan pegadaian, semakin maju sebuah daerah pegadaian juga biasanya ikut maju.

Saat ditanya terkait inflasi, ia juga menjelaskan pegadaian itu tidak berdampak pada inflasi, kenapa? karena emas itu barang yang tidak tergerus dengan inflasi karena emas itu nilainya dollar dunia dan itulah kelebihan dari pegadaian makanya inflasi tidak mempengaruhi bisnis pegadaian.

“Bicara ekonomi saya definisikan menjadi 2 yaitu kelompok menengah atas dan mikro kecil, nah, pegadaian berada pada posisi mikro kecil karena berkaitan dengan kehidupan masyarakat sehari-harinya misalnya bisnis makanan, pendidikan, kesehatan yang merupakan hal yang rutin,” katanya.

Nasabah pegadaian di Bekasi sampai saat ini sudah mencapai 4000 nasabah dan saat ini pegadaian akan melakukan pembayaran melalui 5 Bank Nasional di antaranya yaitu BTN, MANDIRI, BRI, yang teknisnya masih dalam pembahasan di tingkat pusat terkait MoU-nya dan sementara ini baru akan dilakukan di outlet-outlet yang akan ditunjuk.

Didik berharap pemerintah kota maupun kabupaten tidak saklek dalam mengeluarkan kebijakan kepada masyarakat khususnya pelaku usaha mikro misalnya dalam hal periklanan, perizinan seperti surat izin usaha, surat domisili usaha, jadi agar Bekasi semakin maju maka jangan dibatasi dahulu, nanti kalau sudah oke baru bisa dilakukan. (dns)

Be the first to comment on "Mengapa Jelang Lebaran Banyak Warga Datangi Pegadaian? Ini Alasannya"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*