Kuasa Hukum Roro Yoewati Resmi Ajukan Gugatan Pra Peradilan

Bekasimedia – Tim kuasa hukum Staf Ahli Walikota Bekasi, Roro Yoewati, akhirnya mendaftarkan pengajuan gugatan pra peradilan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi.

Saat ditemui usai mendaftarkan gugatan, kuasa hukum Roro, Rury Arief Rianto mengatakan semua berkas yang akan diajukan untuk gugatan pra peradilan sudah siap dan sudah diterima oleh Panitera Muda Pidana PN Kota Bekasi.

Alasan dirinya mengajukan pra peradilan karena pihaknya mempertanyakan dasar-dasar penetapan status tersangka dan penahanan yang dilakukan terhadap kliennya, sebab selama setahun terakhir, kliennya itu diperiksa sebagai saksi, begitu pula saat dipanggil Jumat (18/3) lalu, yang berujung pada penetapan tersangka.

Menurut keterangan kliennya, pada waktu itu dia tidak diperiksa. Ia tiba-tiba langsung ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.

Dia menilai ada sesuatu hal yang tampak dipaksakan untuk menetapkan kliennya menjadi tersangka, sebagai kuasa hukum ia mempertanyakan dasar dan alat bukti yang dimiliki Kejari Bekasi sehingga dapat menetapkan status tersangka terhadap kliennya.

Menurut Rury, Roro seharusnya dipanggil sebagai tersangka apabila kejaksaan sudah jelas meyakini kliennya tersangka.
Dirinya menegaskan kalau untuk saat ini, kliennya itu tengah mendekam di Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur dalam kondisi sehat.

Kendati pada awalnya sempat syok secara psikis, kata Rury, kondisi kliennya mulai membaik dan belajar ikhlas. Namun, Roro tetap berkeyakinan bahwa apa yang dilakukan selama ini telah sesuai dengan tugas dan fungsi jabatan. Ia mengungkapkan kliennya siap membuktikan bahwa dia tidak melakukan kesalahan.

Terkait aliran dana ke rekening kliennya Rury mengatakan, hal itu tidak ada hubungannya dengan pelaksanaan diklat prajab BPK TA 2009. Oleh Roro uang sudah diserahkan secara utuh ke Wing Pendidikan Umum (Wingdikum) TNI AU Bandung sehingga kewajiban Pemkot Bekasi sudah selesai.

“Tidak ada uang kas daerah yang mampir ke rekening Bu Roro. Setelah itu urusan pimpinan di sana mau diapakan uang itu,” ujarnya kepada bekasimedia.com, Senin (4/4).

Jumat (18/3), Kejaksaan Negeri (Kajari) Bekasi menetapkan staf ahli Wali Kota Bekasi Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Roro Yoewati sebagai tersangka dalam kasus korupsi senilai 2,4 miliar.

Roro diduga menggelapkan uang negara saat bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam kegiatan penyelenggaraan diklat pra jabatan golongan I, II, dan III di lingkungan BKD Pemkot Bekasi tahun anggaran 2009.

Kegiatan yang berlangsung di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Bandung itu total menghabiskan anggaran sebesar Rp 8 miliar, Roro selaku PPK pada waktu itu melakukan pembayaran berdasarkan Penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Pemkot Bekasi kepada salah satu pejabat Wingdikum TNI AU Bandung.

Namun, dana yang sudah ditransfer dikembalikan lagi ke rekening Roro pada 11 Agustus 2009 senilai Rp. 2 miliar lebih. (dns)

Be the first to comment on "Kuasa Hukum Roro Yoewati Resmi Ajukan Gugatan Pra Peradilan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*