PKPU Respon Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara

image

Bekasimedia – Hujan yang terjadi sejak Kamis pekan lalu dan disertai kondisi tanah yang tidak stabil menyebabkan terjadinya peristiwa tanah longsor di Desa Clapar, Kec. Madukara, Banjarnegara. Hingga saat ini tercatat 97 unit rumah terdampak, dengan rincian: 15 rusak berat, 7 rusak ringan dan 75 rumah terancam longsor susulan.

Dari hasil pantauan Tim Rescue PKPU yang terjun langsung di lokasi bencana, Senin (28/03) Akses jalan Madukara – Pakentan masih terputus, pergerakan tanah masih berpotensi terjadi sehingga warga masih diminta untuk waspada. Terdapat 98 KK dengan total 340 jiwa dengan korban terdampak 175  perempuan, 165 laki-laki, yang mengungsi, diantaranya terdapat 3 ibu hamil, 17 balita, 13 lansia dan 3 warga sakit.

Jumlah warga yang mengungsi di TK Pertiwi berjumlah 70 jiwa, sedangkan 270 lainnya mengungsi ke rumah sanak keluarganya. BPBD Banjarnegara menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari. Namun aktivitas warga mulai kembali normal, ditandai dengan anak-anak yang bersekolah dan sebagian warga yang masuk kerja.

Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU merespon kejadian tersebut dengan aktif melakukan koordinasi dengan BPBD dan komunitas relawan lainnya. Hingga saat ini PKPU masih melakukan pemantauan pergerakan tanah di desa Clapar.

Tim Rescue PKPU bersama relawan lainnya juga membantu siswa sekolah dan warga lainnya menyeberang lewat bukit untuk menghindari hal-hal  yang tidak diinginkan. Selain itu juga tetap memberikan pelayanan Dapur Air di lokasi pengungsian di TK Pertiwi.

Para pengungsi masih membutuhkan bantuan berupa logistik (sayuran, beras, lauk pauk). Salurkan donasi anda melalui rekening BNI 11 78 59 40. Untuk Informasi lebih lanjut tentang bencana tanah longsor di Banjarnegara dapat menghubungi PKPU Budiyono (0813-2501-8246).

(Putri/PKPU)

Be the first to comment on "PKPU Respon Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*