Imam Besar Masjid Al Azhar Jakapermai: Gerhana Matahari Adalah Bukti Kekuasaan Allah

image

Bekasimedia – Selepas subuh ketika fajar mulai menyongsong di ufuk timur, Rabu (9/3), warga kelurahan Jakasampurna Bekasi Barat dan sekitarnya mulai mendatangi Masjid Al Azhar Jakapermai, masjid besar yang menjadi salah satu ikon Kota Bekasi.

Sekitar pukul 6.20, pihak DKM Masjid menjelaskan tentang tatacara sholat gerhana. Tepat pukul 6.30, sholat gerhana matahari berjamaah didirikan. Imam masjid membaca surat Al Fatihah. Ada 2 kali Al Fatihah dan 2 kali rukuk dalam setiap rakaatnya. Untuk surat pilihannya, Imam memilih membaca surat Al Baqarah juz pertama dan ketiga.

Selepas shalat yang berkisar 30 menit namun penuh khidmat, dilanjutkan dengan ceramah oleh Imam Besar Masjid Al Azhar Jakapermai, KH Ahmad Satori Ismail.

“Tingkatkan ketaqwaan, sebab dengan taqwa kita bisa menghadapi ujian dunia dan siap menghadapi kehidupan hakiki dunia akhirat. Dengan ketaqwaan, kita bisa menghadapi musuh sebesar dan sehebat apapun,” ujar Kyai Ahmad Satori membuka ceramah.

Selanjutnya Kyai Ahmad Satori menerangkan bahwa Allah menciptakan gerhana matahari dan bulan sebagai bukti keagungan dan kekuasaanNya. Atas segala kuasaNya lah segala fenomena alam bisa terjadi. Semuanya tergantung Allah yang berkehendak mengatur penempatan bulan dan matahari.

“Adanya gerhana itu mengingatkan kita bahwa Allah itu Maha Kaya. Semua yang di langit dan bumi tunduk patuh kepada Allah,” lanjut Kyai yang juga Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) ini.

“Fenomena alam ini tidak lain agar kita ingat kepada Allah. Ketika terjadi gerhana, Nabi mencontohkan untuk Shalat, zikir, shodaqoh. Dulu zaman Nabi sempat terjadi pemahaman keliru bahwa gerhana itu terjadi meninggalnya salah satu putra Nabi Muhammad yaitu Ibrahim. Lalu Nabi langsung mengatakan bahwa gerhana terjadi bukan karena meninggalnya seseorang, namun karena kehendak Allah. Ini agar kita ingat terus bahwa kita akan kembali kepada Allah,” sambungnya.

Terakhir, Kyai Ahmad Satori berpesan agar umat Islam terus memperbaiki diri dan terus bersemangat melakukan amal saleh.

“Sebelum malapetaka besar terjadi, teruslah perbaiki diri. Jangan malas berjamaah, jangan malas zikir, Shalat malam. Zaman sekarang godaan berat, menjadi seorang mukmin godaannya berat. Akan terus dihadapkan pada pilihan mana yang halal, mana yang haram, mana yang baik, mana yang buruk untuk diri, keluarga hingga Indonesia, terus mantapkan ketaqwaan,” pungkas Kyai Ahmad Satori.

Pelaksanaan Shalat Gerhana Matahari di masjid ini juga dihadiri oleh Wakil Walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu. (eas)

Be the first to comment on "Imam Besar Masjid Al Azhar Jakapermai: Gerhana Matahari Adalah Bukti Kekuasaan Allah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*