Semrawutnya Lalu Lintas di Kota Bekasi harus jadi Fokus Kajian

images

Bekasimedia – Kesemrawutan lalu lintas di kota Bekasi menjadi perhatian serius dalam kajian tata kelola sistem pengaturannya. Terkait hal ini, Muhammad Kurniawan, Sekretaris komisi B DPRD angkat bicara.

“Perubahan arus lalu lintas di beberapa ruas jalan di Kota Bekasi, seperti di Jl. Juanda dan Jl. Kemakmuran (kampung 200) hendaknya jangan asal saja dilakukan tanpa ada kajian terkait dengan rekayasa lalu lintas,” katanya.

Setidaknya, kata dia, perlu diketahui informasi tentang geometrik jalan, besarnya arus lalu lintas, kecepatan arus lalu lintas, hambatan/tundaan dan karakteristik pelaku perjalanan.

“Jika pengaturan arus lalu lintas dilakukan tanpa kajian, maka yang terjadi adalah kesemerawutan lalu lintas. Jalan juanda misalnya geometrik jalan sudah tidak memadai, volume arus lalu lintas juga tinggi sehingga kepadatan sering terjadi. Selain itu juga rawan kecelakaan, masih ada pulau jalan yang tidak efektif di sekitar pasar proyek, arus menyempit di jembatan proyek dan semrawutnya arus lalu lintas di depan stasiun Bekasi menjadi pemandangan sehari hari,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kurniawan mengatakan terkait kebijakan yang sifatnya permanen dalam mengatur arus lalu lintas, “Dishub jangan asal-asalan terapkan kebijakan arus lalu lintas, apalagi yang sifatnya permanen,” tegasnya. (dns)

Gambar: okezone

Be the first to comment on "Semrawutnya Lalu Lintas di Kota Bekasi harus jadi Fokus Kajian"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*