Gubernur Jawa Barat Resmikan Gerakan Nasional Ayo Ke Masjid  

image
Bekasimedia – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melakukan launching Gerakan Ayo ke masjid di Ballroom Masjid Agung Trans Studio Bandung, Sabtu (27/2).
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim  Gerakan Nasional Ayo ke Masjid resmi di launching,” ucap Aher seraya menabuh bedung dengan iringan angklung.
Dalam sambutannya, pria yang akrab dengan sebutan Aher ini, mengatakan bahwa Gerakan Nasional Ayo ke Masjid yang digagas oleh JPRMI (Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia) ini, merupakan gerakan besar dan sangat positif, diawali dari Kota Bandung, dan akan diikuti oleh kota-kota lain di seluruh Indonesia.
“Bandung adalah kota pergerakan. Sejarah mengatakan hampir setiap gerakan perubahan kebaikan di negeri ini dimulai dari Bandung. Oleh karenanya, dari Bandung malam ini kita launching Gerakan Nasional Ayo Ke Masjid.  Insya Allah gerakan ini akan segera menyebar luas ke kota-kota lain di seluruh Indonesia,” terang Aher.
Lebih lanjut Aher mengatakan bahwa Gerakan untuk kembali ke masjid merupakan solusi terbaik untuk mengembalikan jati para pemuda dan remaja, sehingga menjadi pemuda yang kokoh keimanannya dan kokoh profesionalitasnya. “Jika kita mencari pemimpin hebat dan baik maka masjid adalah tempatnya. Semoga JPRMI bisa melahirkan para pemimpin muda yang hebat,” tegasnya.
Yosse Hayatullah selaku Ketua JPRMI mengatakan sebagai aplikasi dari Gerakan Nasional Ayo Ke Masjid ini, JPRMI yang saat ini sudah ada di 31 provinsi Se-Indonesia akan menggelar sholat subuh berjamaah secara marathon setiap hari sepanjang tahun dari mulai Aceh hingga Papua, sehingga tidak ada satu hari pun yang luput dari Gerakan Nasional Ayo Ke Masjid di negeri Indonesia.
“Kami mengajak seluruh masyarakat khususnya para pemuda dan remaja untuk melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid. Bila sholat subuh dilakukan berjamaah, Insya Allah akan mudah melakukan sholat berjamaah di waktu-waktu sholat lainnya,” terang Ketua JPRMI periode 2016-2020 ini.
Lebih lanjut Yosse mengatakan, gerakan ini diharapkan mampu memakmurkan masjid, menghidupkan aktifitas masjid.  Bila remaja bisa telibat dalam kegiatan masjid, menjadi bagian dari pembinaan yang diselenggarakan oleh masjid maka diharapkan bisa mengatasi berbagai macam permasalahan-permasalahan yang timbul di kalangan pemuda dan remaja, seperti narkoba, bulliying, LGBT, terror dan lain sebagainya. (*/eas)
 

Be the first to comment on "  Gubernur Jawa Barat Resmikan Gerakan Nasional Ayo Ke Masjid  "

Leave a comment

Your email address will not be published.


*