FSMKD Soroti Minimnya Ruang Terbuka Hijau di Kota Bekasi

IMG-20160229-WA0013
Bekasimedia- Pelantikkan pengurus Forum Studi Mahasiswa untuk Kemanusiaan dan Demokrasi (FSMKD) telah dilaksanakan di ruang publik, Hutan Kota Patriot, Bekasi, Sabtu (27/02). Selain ramah tamah, acara juga diisi hiburan musik dari musisi jalanan ‘Wajah Musik Etnik Kontemporer’.
Pelantikan FSMKD dihadiri beberapa Ketua Organisasi Kemasyarakatan, Ketua Organisasi Kepemudaan, LSM dan beberapa Delegasi dari Organisasi yang berada di Bekasi.
“Sesuai visi sekretaris Jenderal (Pimpinan) FSMKD terpilih. mengusung tema, ‘FSMKD Berintegerasi dan memilih tempat Ruang Terbuka Hijau sebagai tempatnya’, karena Kota Bekasi masih minim RTH (Ruang Terbuka Hijau). RTH di Kota Bekasi baru mencapai 14% dari target 30%,” papar Hasan Basri.Sekretaris Jenderal terpilih, masa khidmat 2016-2018.
Selain RTH, beberapa masalah lain menjadi sorotan dalam pelantikan pengurus FSMKD di antaranya soal kemacetan, banjir, penanganan sampah dan lain-lain.
“Menurut kami, ini masih jauh dari program pemerintah Kota Bekasi untuk menjadikan Bekasi Smart City,” imbuhnya.
FSMKD bahkan menyatakan siap menyurati pengembang nakal yang belum menyerahkan Fasos Fasum.
“Kami akan melaporkannya ke pihak berwajib jika masih ada pengembang nakal yang belum menyerahkan fasos-fasum,” tegas Hasan Basri kemudian.
Oleh karena itu, FSMKD meminta Pemkot Bekasi bisa lebih terbuka terkait nama-nama pengembang yang belum menyerahkan fasos-fasum agar Ormas, OKP, dan elemen masyarakat bisa ikut membantu mewujudkan program pemerintah Kota Bekasi.
“Pemerintah sampai saat ini masih belum bisa terbuka soal pengembang-pengembang nakal yang ada di Kota Bekasi. Saya menjadi Sekjen FSMKD, saya mengimbau pemerintah dapat bekerjasama dengan beberapa pihak untuk menjadikan Kota Bekasi Bebas Koruptor,” lanjutnya.
Dalam sambutan sang ketua, Hasan Basri mempertegas, gerak organisasi kedepan akan lebih kritis kepada berbagai kebijakan pemerintahan .
“Dalam kongres VII FSMKD kemarin, kami mempertegas bahwa kami menjadi garda terdepan ketika pemerintah daerah menjalankan program yang pro terhadap masyarakat dan kami pun lebih siap menjadi sebaliknya,” jelasnya.
Hasan Basri juga menyatakan akan tetap menjaga konsistensi FSMKD dalam gerakan strategis, terutama menyangkut kemanusiaan, khususnya di Bekasi dan Nasional pada umumnya.
“Kami akan tetap konsisten menjalankan apa yang menjadi amanah konstitusi organisasi yang berorientasi pada visi organisasi yakni Masyarakat Ilmiah,” tukasnya. (RB/dns)

Be the first to comment on "FSMKD Soroti Minimnya Ruang Terbuka Hijau di Kota Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*