Hari Peduli Sampah Nasional, Walikota Bekasi: Persoalan Sampah itu Tentang Perilaku dan Budaya Masyarakat

rahmat effendi
Bekasimedia- Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada hari ini (21/2) diperingati sebagai sebuah refleksi atas perilaku masyarakat terkait sampah yang ada di sekitarnya. Bahkan Hari Peduli Sampah ditandai dengan program pengurangan penggunaan kantung plastik. Kantung plastik di mini market bahkan kini tidak gratis lagi.
Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menyatakan, seremonial pencanangan memungut dan mengolah sampah telah dilakukan di Hari Peduli Sampah tanggal 21 Februari 2016 di Hutan Kota Bekasi seiring waktu Car Free Day, Minggu, 21 Februari 2016.
“Kita ada seremonial pencanangan Hari Peduli Sampah Nasional. Bukan hanya tentang memungut dan mengolah. Bukan hanya permasalahan milik pemungut dan pengolah tapi ini juga terkait perilaku dan budaya masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Bang Pepen ini saat ditemui Bekasimedia usai menghadiri Rakorda PKS Kota Bekasi di Hotel Merapi Merbabu, Minggu (21/2).
Pepen berharap seluruh elemen masyarakat bisa berkontribusi dalam hal ini agar hal yang sudah dicanangkan yakni memungut dan mengolah sampah bisa dilakukan seterusnya sehingga menjadi bagian dari budaya masyarakat.
“Tentunya ada petunjuk teknis serta sosialisasi kepada masyarakat di luar infrastruktur yang diberikan. Dan tentunya ini tentang perilaku masyarakatnya bukan hanya terkait memungut dan mengolah sampahnya,” pungkas Rahmat Effendi. (Anr)

Be the first to comment on "Hari Peduli Sampah Nasional, Walikota Bekasi: Persoalan Sampah itu Tentang Perilaku dan Budaya Masyarakat"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*