DPRD: Curang Jika RS Swasta Tak Terima Pasien BPJS tapi Terima Jamkesda

IMG_20160203_125011
Bekasimedia- Jumlah pendaftar BPJS terus bertambah. Ada kepuasan tersendiri bagi para pemilik BPJS saat masuk ke Rumah Sakit dan dimudahkan. Akan tetapi, beberapa masih belum mendapatkan “perlakuan” semestinya di beberapa Rumah Sakit Swasta. Fenomena ini disadari oleh Komisi D DPRD yang cakupan bidangnya meliputi Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat.
Daddy Kusradi selaku sekretaris Komisi D DPRD menyatakan jika RS Swasta tidak mau menerima pasien BPJS sementara pasien dengan Jamkesda diterima maka bisa dikatakan itu adalah hal curang.
“Kalau RS Swasta tidak mau menerima dan menyambut baik kerjasama dengan BPJS tetapi mau menerima Jamkesda, itu curang. Ada 13 RS Swasta di Kota Bekask yang bekerjasama dengan BPJS, sementara 30 lainnya bekerjasama dengan Jamkesda. Kenapa yang bekerjasama dengan BPJS itu lebih sedikit? karena BPJS itu sistemnya paket. Sementara Jamkesda itu dibiayai dari APBD kota Bekasi,” ujar Daddy saat ditemui di kantornya, Selasa (2/2).
Padahal kata Daddy, JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional itu tahun 2019 akan dimutasi semua ke BPJS. Jadi semua semestinya bisa menyambut baik adanya BPJS tidak terkecuali rumah sakit swasta.
Akhirnya Daddy meminta kepada pihak Dinas Kesehatan untuk menjembatani agar semua RS Swasta bisa bekerjasama dengan BPJS.
“Kalau tidak selesai masalah ini, ya, kita umumkan saja bahwa Rumah Sakit tertentu tidak menerima BPJS jadi jangan ke rumah sakit itu,” imbuhnya. (dns)

Be the first to comment on "DPRD: Curang Jika RS Swasta Tak Terima Pasien BPJS tapi Terima Jamkesda"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*