KUMM MEISYA, Program Kerjasama CSR Bank BJB dan PKPU Bandung

image
Bekasimedia – Meskipun mendung menghiasi langit kota Bandung tapi siang itu Heti terlihat begitu bersemangat dan bahagia. Heti Taryani merupakan  salah satu dari 15 orang peserta terpilih yang mendapatkan bantuanpermodalan/usaha langsung berupa peralatan menjahit atau bantuan modal guna menunjang usaha mandiri yang sedang dirintisnya. Tepatnya pada hari Rabu (20/01)  Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU Cabang Bandung bersama dengan CSR Bank BJB melaksanakan program KUMM (Kelompok Usaha Mandiri Masyarakat) yang dinamai dengan KUMM MEISYA. 
Hilman Navis, Program Officer dari Program KUMM PKPU Bandung menyampaikan tujuan akhir dari program ini adalah meningkatnya pendapatan para penerima bantuan sehingga mereka dapat mencapai kehidupan yang lebih sejahtera. “PKPU akan melakukan pendampingan selama satu tahun. Pendampingan meliputi aspek manajerial serta pembinaan rohani sehingga peserta dapat menjadi para wirausaha mandiri yang sukses dan barokah serta mampu menciptakan lapangan kerja,” lanjutnya. 
Program ini adalah bentuk dukungan tindak lanjut dari program pelatihan kewirausahaan yang telah dilakukansebelumnya. Ganjar Muttaqin, Manajer  PIK PKPU Bandung  menyampaikan bahwa peserta pelatihan dibina selama 4-6 bulan, sesuai dengan bidang yang mereka minati. Selain mendapatkan pelatihan, mereka juga dibekali pemahaman bisnis dan kewirausahaan. PKPU juga memprogramkan kunjungan industri, yaitu peserta belajar langsung melalui kunjungan tokoh dan perusahaan yang relevan dengan bidang pelatihan mereka.
Kepala Cabang PKPU Bandung, Kiki Rejeki, ketika membuka acara penyerahan bantuan ini menyampaikan bahwa program KUMM adalah program komitmen PKPU dalam mewujudkan kemandirian masyarakat. “Hal ini sesuai dengan visi lembaga. Untuk itu kami akan senatiasa menjadikan program ini sebagai program unggulan yang dapat dengan mudah diakses oleh penerima manfaat melalui proses-proses yang ada tentunya seperti pelatihan dan pembinaan terlebih dahulu. Tentunya program ini tidak dapat kita berikan tanpa adanya sokongan dari berbagai stakeholder yang ada terutama dari Bank BJB.  Bank BJB merupakan Mitra kami yang sangat komitmen dan konsisten untuk menciptakan lapangan kerja dan wirausaha-wirausaha baru,” tandasnya. 
“Atas bantuan modal usaha yang diberikan, semoga saya bisa menjadi pengusaha yang sukses,” ungkap Heti dengan optimis.
DR. Didiet Widiowati, M.Si, praktisi senior dalam bidang pekerjaan sosial mengatakan, “Pelaku-pelaku pemberdayaan masyarakat harus memperhatikan aspek proses dalam mewujudkan kemandirian masyarakat.” 
“Keterlibatan aktif  masyarakat dalam penentuan minat, bakat dan potensi serta rencana masa depan mereka dan proses pendampingan yang dilakukan oleh PKPU Bandung merupakan hal positif yang harus terus dikembangkan. Kemandirian juga mensyaratkan keterlibatan aktif dari  masyarakat. Mereka harus  dihargai dan difasilitasi untuk menjadi subjek, bukan objek dalam perubahan yang dilakukan,” pungkas pakar pemberdayaan masyarakat yang juga menjabat sebagai Sekretaris Program Pascasarjana Pekerjaan Sosial STKS Kemensos Bandung ini. (Fadsupp/Putri/PKPU)

Be the first to comment on "KUMM MEISYA, Program Kerjasama CSR Bank BJB dan PKPU Bandung"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*