Kemdikbud Tarik Peredaran Buku Kerja Siswa Berkonten Vulgar

BKS Vulgar

Bekasimedia- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan penelusuran terkait beredarnya Buku Kerja Siswa (BKS) untuk kelas 5 SD di Malang yang memuat konten tidak pantas untuk dibaca siswa.
Pada Kamis (12/11/15) Kemdikbud resmi menarik BKS tersebut.

Melalui akun Twitter resminya, @Kemdikbud_RI, Kemdikbud menyatakan bahwa penelusuran dilakukan setelah info tersebut tersebar luas di media sosial.

“Bahkan berita tentang #BKSdiMalang itu juga telah diberitakan di beberapa media massa nasional. Untuk menjawab keresahan masyarakat, Kemdikbud segera menelusuri,” ujar pihak Kemdikbud dalam salah satu Tweet-nya pada Jumat (13/11/15).

Kemdikbud telah melakukan konfirmasi dengan Sekretaris Pendidikan Kota Malang, Suwarjana. Sebelumnya telah dilakukan pertemuan antara Dinas Pendidikan Kota Malang dengan tim penyusun dari Kelompok Kerja Guru (KKG) BKS Malang.

“#BKSdiMalang berjudul “Insan Bermartabat” tema 4 “Sahabat Itu Penting” sudah beredar di seluruh SD di Kota Malang, tapi belum diajarkan kepada siswa,” tulis akun Kemdikbud kemudian.

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Malang akhirnya memutuskan untuk menarik peredaran buku tersebut pada hari Kamis, (12/11/15).
Dan hal itu telah dikonfirmasi oleh Kepala SD Islam Terpadu Ahmad Yani, Ibu Mutini.
“Benar bahwa #BKSdiMalang tersebut telah ditarik Dindik Kota Malang pada 12 November,” ujar pihak Kemdikbud masih dalam akun Twitternya. (Anr)

Foto: beritajatim.com

Be the first to comment on "Kemdikbud Tarik Peredaran Buku Kerja Siswa Berkonten Vulgar"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*