LSM GMBI Demo di Depan Pemkot Bekasi

GMBI-Massa

Bekasimedia- Berbeda dengan aksi demo buruh sebelumnya, yang menuntut penolakan PP-78, kali ini demo dilakukan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di depan Kantor Walikota Bekasi pada Kamis (12/11/15). Ratusan orang yang tergabung dalam LSM dari berbagai daerah, seperti Cikarang, Cibitung, Karawang dan Kabupaten Bekasi memulai aksi dari pukul 10.00-13.00 WIB.

Dalam tuntutannya, para demonstran merasa Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi lalai dalam pengawasan dan keberadaan lembaga penempatan tenaga kerja swasta, mengakibatkan banyak calon pencari kerja merasa dijadikan “sapi perah”  lembaga penempatan tenaga kerja, seperti memungut biaya calon tenaga kerja sebesar Rp. 2 juta s.d. Rp. 5 juta. Jika tidak membayar, ijazah asli calon tenaga kerja ditahan.

Hal ini mereka katakan bertentangan dengan UUD 1945 Pasal 27 ayat (2) bahwa tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

“Jangan hanya janji, tetapi tidak ditepati, lagi-lagi kami menjadi korban dari oknum-oknum terkait, ini diskriminasi dan kami terintimidasi,” ujar Sekretaris GMBI Kabupaten Bekasi, dalam orasinya.

Setelah itu, 15 orang perwakilan demonstran diizinkan masuk ke kantor Disnaker Bekasi untuk berunding.

“Kita berterimakasih kepada Dinas Pendidikan karena kita diterima dengan baik, tetapi kita dikerjain Dinas Tenaga Kerja, setelah menunggu lama tidak ada hasil dan kejelasan yang pasti, Jumat kita akan datang kembali dengan membawa massa yang lebih banyak lagi,” ujar Banda Ketua LSM GMBI Garut, saat mengumumkan hasil perundingan di dalam Kantor Walikota Bekasi. (CJ1)

Be the first to comment on "LSM GMBI Demo di Depan Pemkot Bekasi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*