Bima Arya & Ariyanto Hendrata; 2 Politisi Muda Jabar Yang Sedang Naik Daun

image

Bekasimedia – Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto menyeruak ke permukaan di pekan ketiga Oktober ini. Sikap tegasnya terhadap tempat hiburan malam yang dimiliki Ahmad Dhani dan melarang aktivitas Agama Syiah, membuat decak kagum sebagian pihak dan mengundang gundah pihak lain.

Adalah Deni JA, aktivis liberal pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang memprotes keras aksi Bima yang melarang perayaan agama Syiah di Kota Bogor. Denny JA menuduh kebijakan Bima Arya telah
menjadikan Indonesia sebagai satu dari negara terburuk
di dunia dalam menjaga keberagaman.

Menanggapi protes Denny JA, Bima menjawab bahwa
resiko pemimpin itu harus berani mengambil kebijakan,
meskipun merugikan popularitas, yang diutamakan
kepentingan yang lebih besar.

“Meskipun terjadi kontroversi dan merugikan popularitas
dan persepsi tentang kredibilitasnya namun itulah risiko
pemimpin harus berani mengambil kebijakan,” ujar Bima
Arya sebagaimana dilansir tibunnews, Ahad
(25/10/2015).

Bima menjelaskan bahwa jangan sampai aktivitas agama
Syiah ini mengganggu keharmonisan Kota Bogor. Kota
bogor tidak pernah ada konflik sosial dan fisik karena
masalah agama dan keyakinan, jangan sampai itu terjadi.

Sebagaimana diketahui Walikota Bogor Bima Arya
menerbitkan Surat Edaran nomor 300/1321-Kesbangpol
tentang larangan terhadap Perayaan Asyura (Hari Raya
Kaum Syiah) di Kota Bogor, Kamis (22/10/2015) malam.

Selain Bima, di belahan Jawa Barat lainnya, muncul sosok muda, Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata yang akan memanggil Ahok, terkait Pemerintah Provinsi DKI yang melanggar perjanjian kerjasama soal Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Bantar Gebang.

image

Selama ini warga Bekasi memang banyak yang resah dengan adanya truk-truk sampah yang melintas tidak sesuai jadwal. Dalam berbagai kesempatan di media, politisi muda alumni KAMMI ini menegaskan ingin memanggil Ahok ke DPRD Kota Bekasi.

“Selama ini banyak pelanggaran yang dilakukan pemerintah DKI atas kerjasama Goverment to Goverment soal pembuangan sampah DKI ke Bekasi. Selama ini pula pembicaraan dengan kepala dinas sampah DKI kurang memuaskan. Maka dari itu kami ingin memanggil Ahok,” ujarnya saat tampil di Kompas TV, Selasa (27/10/15) malam.

Jadi, pada momentum Sumpah Pemuda ini, setidaknya ada 2 sosok muda politisi di Jawa Barat yang memberikan nilai lebih di mata masyarakat. Selain Ridwan Kamil tentunya. (eas)

Be the first to comment on "Bima Arya & Ariyanto Hendrata; 2 Politisi Muda Jabar Yang Sedang Naik Daun"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*