Inilah 3 Poin Kesepakatan Terkait Pembangunan Gereja Santa Clara

demo-tolak-pendirian-gereja-santa-clara5

Bekasimedia – Aksi damai yang dilakukan ribuan massa yang tergabung dalam Majelis Silaturrahim Umat Islam di depan Kantor Walikota Bekasi pada Senin (10/8/2015) lalu menghasilkan 3 kesepakatan. Berikut adalah kesepakatan tersebut :

1. “Status Quo” tidak boleh ada aktivitas terhadap pembangunan gereja.

2. Forum akan melakukan verifikasi dan datanya bisa diminta kepada instansi terkait.

3. Para alim ulama dan semua pihak harus menjaga iklim di Kota Bekasi agar tetap kondusif demi kenyamanan bersama.

Poin-poin kesepakatan tersebut ada setelah dilaksanakannya rapat tokoh ulama masyarakat dengan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dan beberapa jajarannya. Jajaran tersebut adalah Wakapolresta Bekasi Kota AKBP Asep Edi Suheri, Dandim 0507 Bekasi, Letkol Infantri Yuda Rismansyah, perwakilan Kemenag Kota bekasi, dan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Rapat tersebut diadakan di Ruang Rapat Wakil Walikota Bekasi.

Sebelumnya, para pendemo menuntut agar Pemerintah Kota Bekasi untuk mencabut izin dari pembangunan Gereja Santa Clara. Menurut mereka pembangunan tersebut tidak sesuai dengan wilayah tersebut yang merupakan wilayah pesantren. (JJ2/JJ4)

Be the first to comment on "Inilah 3 Poin Kesepakatan Terkait Pembangunan Gereja Santa Clara"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*