Isu Resuffle Kabinet Belum Mampu Selamatkan Rupiah

image

Bekasimedia – Rabu (12/8/15) ini isu resuffle kabinet Presiden Jokowi cukup menghangat dan diberitakan banyak media nasional. Kompascom bahkan menulis ada 6 menteri yang akan di-resuffle pada hari ini.

Dilansir Kompas, selain Menko Polhukam yang akan diganti Luhut Binsar Panjaitan dan Pramono Anung yang akan menggantikan Andi Widjajanto sebagai Sekretaris
Kabinet, 4 menteri lainnya adalah dari tim Kementerian Ekonomi Jokowi.

Mantan Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution akan menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil. Kemudian, mantan Menko Perekonomian pada era Presiden Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli, akan menjadi Menko Kemaritiman menggantikan Indroyono Soesilo. Mantan pejabat Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Thomas Lembong, akan menjabat sebagai Menteri
Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel. Terakhir, Sofyan Djalil akan menggantikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago.

Namun, isu resuffle ini tidak terlalu berpengaruh terhadap nilai tukar rupiah di pasar. Pergerakan rupiah pada pembukaan perdagangan pagi ini makin anjlok. Bahkan, pergerakannya makin mendekati level Rp13.800 per USD.

Menurut www.xe.com, dalam currency charts nya menunjukan pelemahan rupiah yang terus berlanjut hingga hari ini. Bahkan, rupiah sudah melewati posisi Rp13.800 per USD siang ini. (*/eas)

Be the first to comment on "Isu Resuffle Kabinet Belum Mampu Selamatkan Rupiah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*