Aher Lantik Pengurus Forum Sunda Ngumbara Wilayah Sumatera Bagian Selatan

aher bekasi

Bekasimedia – Dulu, masyarakat Sunda identik dengan masyarakat yang tidak suka mengembara, tidak suka merantau, tidak suka juga berdagang, itu cerita jaman dulu. Sekarang tidak lagi!

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan dihadapan 500-an masyarakat Sunda perantauan di Gedung Graha Parahita Hotel Marcopolo Lampung, Minggu (9/8/15).

Bersama Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, kehadiran Aher adalah dalam rangka melantik pengurus Forum Masyarakat (Formas) Sunda Ngumbara se Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

“InsyaAllah formas Sunda Ngumbara ini adalah antitesanya,” ujar Aher dalam sambutannya.

Aher juga mengatakan bahwa banyak gubernur-gubernur provinsi tujuan transmigrasi yang menyukai karakter masyarakat sunda di perantauan.

“Kalau diartikan secara bahasa, Sunda artinya bersih dan putih. Karakternya silih asah, silih asih, silih asuh, siliwangi, someah hade kasemah. Saya sering ngobrol dengan gubernur-gubernur tempat tujuan transmigran, mereka berpendapat bahwa dengan orang sunda itu nyaman, aman. Dan mereka minta kalau ada quota transmigrasi mintanya orang sunda diperbanyak.”

Tetapi, lanjut Aher, selain perilaku bawaan ada perilaku bentukan. Hasil pengaruh para ulama, perilaku bentukan lebih banyak mempengaruhi, “sekarang orang Sunda berdiaspora kemana mana, jadi pedagang, jadi saudagar, meski begitu tetap guyub jadi satu, ngahiji.”

Terakhir, Aher berpesan agar orang Sunda di perantauan tetap bertahan di tanah rantau dan tidak gampang tergoda pulang ke kampung halaman.

Saya berpesan pada semua orang Sunda di perantauan, menetaplah di perantauan, yang nyaman disana, majukan daerah perantauan, sukses disana. Gak perlu balik lagi ke tanah sunda kecuali kalau sudah jadi investor,” pungkas Aher. (eas)

Be the first to comment on "Aher Lantik Pengurus Forum Sunda Ngumbara Wilayah Sumatera Bagian Selatan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*