Imbas Kemarau, Cabai Rawit Merah Di Bekasi Naik

Cabe 3

Bekasimedia – Kemarau panjang yang diprediksi mencapai puncaknya sampai bulan Oktober berdampak pada keringnya lahan pertanian di sejumlah daerah. Hal ini berimbas pada menurunnya produk pertanian, salah satunya adalah cabai rawit merah, hingga menyebabkan kenaikan harga cabai rawit merah di pasaran naik sekitar 10.000 rupiah.

Berdasarkan data harga kebutuhan pangan dari Kepala Unit Pasar Baru Bekasi Timur, Nadih, harga cabai rawit merah semula 70.000,- per kilogram menjadi 80.000,- per kilogram. Selain cabai rawit merah, harga cabai merah keriting dan cabai hijau juga mengalami kenaikan masing-masing sebesar 5.000,- per kilogram.

“Cabai merah keriting dari 45.000,- jadi 50.000,- per kilogram. Cabai hijau dari 25.000,- jadi 30.000,- per kilogram,” kata Nadih pada senin (10/8/15).

Sebelumnya, naiknya harga cabai di pasaran diakui sejumlah pengusaha makanan terasa berat. Wawan misalnya, penjual nasi goreng di wilayah Jati Asih ini menuturkan biasanya dirinya membeli cabaiĀ  seperempat sekitar 10.000,- sampai 12.000,- kini dirinya harus mengeluarkan 18.000,- untuk seperempat kilogram cabai rawit merah.

“Yah berat. Tapi bagaimana pun kita nggak naikin harga nasi goreng, kasian pembeli,” ujarnya pada minggu (9/8/15).

Wawan dan beberapa pengusaha makanan lainnya berharap pemerintah bisa meredam naiknya harga cabai yang berlebihan. Selain itu juga bisa memberikan solusi kepada petani cabai agar pasokan cabai ke pasar tercukupi. (yp)

Be the first to comment on "Imbas Kemarau, Cabai Rawit Merah Di Bekasi Naik"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*