Mushalla Stasiun Sempit, Penumpang Salat di Pinggir Peron

Mushalla Stasiun Sempit edit

Bekasimedia – Sigit Kamseno, warga Bogor gencar mengajak netizen untuk menyebarkan foto yang ia ambil di stasiun kereta Bojonggede. Foto yang memperlihatkan beberapa penumpang sedang menunaikan salat itu diambil Jumat (7/8/15) malam sekitar pukul 18.45 WIB.

“Mungkin foto ini perlu banyak kita share agar pihak manajemen KRL Jabodetabek bersegera menyediakan tempat ibadah yang representatif untuk penumpang yang tentu mayoritas beragama Islam,” ujar Sigit.

Sigit menambahkan, hal ini ia lakukan supaya penumpang tidak terus-terusan shalat di pinggir peron akibat mushalla yang terlalu sempit.

“Agar tak jadi ironi dimana umat Islam hidup di sebuah negara mayoritas Muslim, dengan jumlah lebih dari 200 juta penduduknya beragama Islam, namun kesulitan mencari tempat shalat representatif di fasilitas-fasilitas publik,” tambah Sigit.

Bukan hanya Stasiun Bojonggede, hampir semua stasiun kereta api memang belum memiliki tempat shalat yang refresentatif. Bahkan stasiun-stasiun yang cukup besar. Sementara itu, jumlah penumpang commuter line terus bertambah.

“Sudah tak terhitung betapa sulitnya kaum Muslimin yang hendak shalat di stasiun yang harus mengantri¬† di tempat wudhu demikian sesaknya. Antri shalat demikian lamanya. Padahal space untuk membangun mushalla masih tersedia,” imbuh Sigit.

Terakhir, Sigit berharap manajemen Commuter Line segera menindak lanjuti hal ini agar kaum muslimin yang menjadi mayoritas pengguna kereta nyaman melakukan ibadah.

“Ayo manajemen! berikan penumpang pelayanan yang baik dengan menyediakan mushalla yang layak agar tetap bisa tunaikan shalat di sela perjalanan,” pungkas Sigit. (eas)

Be the first to comment on "Mushalla Stasiun Sempit, Penumpang Salat di Pinggir Peron"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*