Artis In Residence; Saran Ketua FLP Kepada Pemkot Karatsu Jepang

sinta yudisia

Bekasimedia – Karatsu sebuah kota di Prefektur Saga Jepang memang belum begitu dikenal oleh kebanyakan masyarakat internasional khususnya Indonesia. Padahal kota dengan total penduduk sekitar 127.000 jiwa ini memiliki bentangan alam yang indah dan kualitas petanian yang bisa bersaing di kancah internasional.

Ketua Umum Forum Lingkar Pena, Shinta Yudhisia menilai dalam mempromosi keindahan alam, program Artis In Residence dinilainya cocok guna mendongkrak nama Karatsu.

“Promosi budaya itu adalah promosi yang efektif untuk mendongkrak nama suatu negara, salah satu program yang saya kenal adalah yang tadi saya usulkan, Artis In Residence,” ujarnya usai berdiskusi dengan perwakilan pemerintah Karatsu pada Rabu (5/8/15) di Depok.

Shinta menerangkan bentuk program Artis In Resindence ini dengan mengundang artis dari negara lain seperti seniman, pelukis, penulis untuk tinggal di wilayah Karatsu lalu artis ini belajar bersama warga setempat. Selain itu artis tersebut dapat bercerita melalui wadah seni kreativitasnya untuk di publikasi di negaranya.

“Jadi program beberapa negara mengundang Artis seperti seniman, pelukis, penari, penulis untuk tinggal di suatu wilayah tradisional seperti Karatsu untuk sama-sama belajar, ini bisa sama-sama bertukar budaya jadi bukan hanya Jepang saja yang di promosikan tapi Indonesia juga dapat di kenal,” tegas wanita asal Surabaya ini.

Mengenai pembiayaan Shinta mengakui program ini butuh dana yang tidak sedikit. Shinta menyarankan untuk menawarkan kepada promotor yang bersedia mendukung akomodasi tiket sang artis sementara biaya hidup bisa ditanggung pemerintah Karatsu, mengingat pihak Karatsu akan mempublikasi dan bisa jadi potensi bisnis yang besar.

“Nah sekarang masalah pembiayaan kita juga sadar mereka berat juga kalau ada biaya besar yang keluar, tapi biasanya kalo sudah ada program artis in residence ini mereka mempublish, mereka menanggung living cost dengan tempat jadi nanti silahkan para pekerja disini mencari tiket sendiri (promotor),” katanya.

Shinta berharap dengan usulan yang realistis ini, Karatsu bisa mendapat keuntungan dan Indonesia juga dapat dipromosikan, jadi sama-sama bertukar budaya. (yp)

Be the first to comment on "Artis In Residence; Saran Ketua FLP Kepada Pemkot Karatsu Jepang"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*