Rahmat Effendi Minta Dinas Pendidikan Bentuk Tim Usut MOS Bermasalah

image

Bekasimedia – Permasalahan di dunia pendidikan di Bekasi membuat Walikota Bekasi, Rahmat Effendi turut menyampaikan pandangan dan himbauannya kepada Dinas Pendidikan Bekasi. 

“Saya menghimbau kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi tidak mengizinkan MOPDB yang terindikasi ada kekerasan. Ada pun berita yang kemarin, ada siswa sekolah swasta yang meninggal, coba dibentuk tim terkait untuk memetakan hal tersebut, sehingga tidak terjadi lagi nanti,” ujar walikota, Senin (3/8/15) pagi.

Terkait PPDB Online, Bang Pepen menghimbau kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya agar menyisir masyarakat yang tidak tertampung di sekolah-sekolah saat proses PPDB Online berlangsung.

Ia berharap semua jajaran pemerintahan hingga kepala sekolah untuk memberi perhatian akan hal ini, “Jangan sampai ada anak usia sekolah dan Wajib Belajar 12 Tahun tidak bisa sekolah,” tegasnya. 

Ia menegaskan kembali bahwa proses PPDB sudah ditutup bulan lalu. Maka sekarang tidak bisa lagi mengganti kebijakan namun lebih kepada teknis di lapangan.

Rahmat Effendi menyatakan bahwa jika ada anak usia sekolah tidak bisa masuk ke sekolah negeri maka alangkah lebih baiknya anak tersebut dimasukkan ke sekolah swasta. Alasan orangtua lebih senang menyekolahkan anak ke sekolah negeri karena minim biaya sepatutnya bukan lagi alasan mengingat pemerintah sudah menyediakan anggaran sebanyak 11 Milyar untuk antisipasi hal-hal terkait itu juga sudah ada MoU dengan BMPS.(JJ1)

Be the first to comment on "Rahmat Effendi Minta Dinas Pendidikan Bentuk Tim Usut MOS Bermasalah"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*