PPDB Online Tuai Polemik, Disdik Bekasi Gelar Konferensi Pers

Rudi Edit

Bekasimedia – PPDB Online 2015 Kota Bekasi sempat menyisakan polemik. Terutama terkait oknum yang diduga melakukan transaksi jual-beli bangku kosong bagi peserta didik baru juga pada tahap pelaksanaan PPDB dua tahap, zoning yang kurang tepat sasaran, persentase dan penempatan yang tidak sesuai Kepwal dan lain-lain yang dirasa mengganggu rapinya alur kebijakan baru dalam proses penerimaan siswa baru di Bekasi. Atas adanya berbagai masalah tersebut, Dinas Pendidikan kota Bekasi menggelar konferensi pers di ruang rapat Kepala Dinas, gedung Dinas Pendidikan Kota Bekasi pada Rabu (29/7/15).

Rudi Sabarudin, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi menyatakan bahwa Dinas Pendidikan Bekasi sendiri sudah membentuk tim pencari fakta kecurangan PPDB yang bergerak  seusai proses MOPDB. Ada pun terkait aduan-aduan selama ini disebutkan Rudi sebagai sesuatu yang sifatnya masih rumor. Ia cenderung tidak mau berburuk sangka, karena bukti-bukti kuatnya belum ada dan tidak mungkin hanya bermodal “katanya”.

“Masih rumor, saya tidak mau suudzon, karena bukti-buktinya juga belum ada,” ucap Rudi saat konferensi pers. Ada pun jika terbukti ada oknum yang terkait masalah tersebut berasal dari disdik, maka ia tidak akan segan-segan menindak tegas. Hal itu, menurutnya, dilakukan agar pendidikan Kota Bekasi semakin berkualitas.

Rudi kemudian menyatakan bahwa jika memang ada oknum yang terlibat, terutama dari dinas pendidikan maka tidak akan segan-segan ia pecat. Dan jika ternyata tidak ditindak segera, maka Rudi menyatakan siap dimintai keterangan kembali. (anr/JJ3)

Be the first to comment on "PPDB Online Tuai Polemik, Disdik Bekasi Gelar Konferensi Pers"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*