Inilah Tradisi Unik Masyarakat Banten Seputar Lebaran

image

Bekasimedia – Lebaran memang momen yang paling ditunggu-tunggu oleh semua umat Islam yang berpuasa. Silaturahmi dan mudik menjadi dua hal paling lumrah yang banyak dilakukan jelang lebaran. Di samping itu, ada tradisi-tradisi lain menjelang hari raya yang dilakukan oleh kelompok masyarakat di kampung-kampung. Seperti apakah tradisi masyarakat di Provinsi paling barat di Pulau Jawa, Banten yang kaya budaya?

1. Tradisi Hantaran

Lebih tepatnya, tukar-tukaran menu makanan. Setiap rumah, satu hari jelang hari raya akan memasak banyak makanan. Lalu, menjelang sore akan saling hantar-menghantar menu makanan itu ke sanak saudara atau tetangga.

2. Membuat Ketupat

Ketupat dan lebaran merupakan dua hal yang kini seolah tidak bisa dipisahkan. Lebaran, ya identik dengan ketupat. Maka masyarakat di kampung biasanya akan mulai ramai memetik daun kelapa dan membuat ketupat.

3. Takbiran, bangun tenda dan sediakan beduk juga pengeras suara tambahan di masjid

Ada beberapa warga yang takbir keliling, tapi ada juga yang tetap di masjid untuk melaksanakan takbiran.
Bangun tenda, siapkan pengeras suara tembahan, siapkan personel yang siap begadang maka jadilah takbiran di malam jelang 1 Syawal.

4. Siapkan Arena Pertandingan Panjat Pinang

Entah apa alasannya, tapi permainan panjat pinang ini tidak hanya digelar jelang Agustusan tapi juga sudah disiapkan jelang hari raya. Biasanya, panjat pinang ini terbagi dua kelompok. Muda dan dewasa. Setelah solat ied, silaturahmi dan lain-lain, Permainan panjat pinang pun segera menjadi hiburan gratis bagi warga.

5. Ziarah

Ini merupakan tradisi yang paling lumrah di mana-mana. Meski tidak ada yang mewajibkannya, namun sebagian masyarakat tetap getol melakukannya. Baik itu hanya ke makam keluarga atau makam tokoh-tokoh tertentu.

6. Serombongan pergi jalan-jalan ke pantai

Sembari ziarah tadi, lalu beberapa keluarga akan melanjutkan perjalanan ke pantai. Biasanya yang paling ramai dikunjungi di Banten adalah pantai Carita di Labuan. Ada juga yang ke pantai di Anyer, Bagedur, Bayah, dan lain-lainnya.

7. Ada Uli dan Semur Daging

Tahu apa itu Uli? Nasi ketan yang ditumbuk sampai halus lalu dibentuk bulatan-bulatan yang kemudian dipipihkan. Jelang solat ied, pagi-pagi sarapannya ya uli ini. Uli dibakar dulu, lalu dicelupkan ke dalam air semur daging.

Terlepas dari tradisi apa dan siapa yang sering melakukannya, semoga esensi dari hari raya tidak hilang begitu saja. Selamat Menyambut hari raya! (anr)

Foto: sidomi.com

Be the first to comment on "Inilah Tradisi Unik Masyarakat Banten Seputar Lebaran"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*