Gubernur Jabar Menutup Malam Itikaf di Masjid PT. DI Bandung

image

Bekasimedia – Berbaur dengan jamaah lainnya, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan memilih itikaf di malam ke 29, Kamis (16/7/15) dinihari di Masjid Habiburrahman PT Dirgantara Indonesia, Jl Pajajaran No. 54 Bandung.

Kang Aher, sapaan akrabnya didaulat untuk memberikan ceramah penutup itikaf pasca Shalat Subuh berjamaah. Dalam ceramahnya, Kang Aher menyoroti hubungan antara Ramadhan dan kedisiplinan dan etos kerja tinggi.

“Banyak para sahabat terdahulu menghayati seluruh makna di saat itikaf hingga pingsan, Semoga ini mendapatkan semangat untuk selalu dekat bersama Al Quran,” ujar Kang Aher membuka ceramahnya dengan kisah sahabat Rasulullah Muhammad SAW.

“Hari-hari ini adalah detik terakhir dimana kita akan berpisah dengan tamu yang agung, sungguh sebagai orang beriman, kita akan sedih sebagaimana kita bersuka cita menyambut ramadhan,” ucap Kang Aher.

Lantas Kang Aher menyoroti tentang pahala Ramadhan yang berlipat ganda dan dibelenggunya syetan, “Sungguh bulan ni sangat istimewa karena semua berlipat pahala. Ibadah sunah dihargai ibadah wajib, ibadah wajib 70 kali lipatnya. Syetanpun dibelenggu, saya percaya diborgolnyapun hakiki. Hal ini pun ada makna kiasan, dahulu jika ada yang melakukan maksiat didorong syetan, saat Ramadhan didorong hawa nafsunya.”

“Ternyata Ramadhan mendidik kita berdisiplin tingkat tinggi, contoh berhenti makan sebelum shubuh tanpa adanya peraturan manusiawi seperti UU, Perpres, perda dan sebagainya. Ternyata agama ditaati dan dilakukan secara disiplin tingkat tinggi. Maghrib menunggu 1 menitpun tetap akan dilakukan. Maka Ramadhan harus dilalui dengan etos kerja dan semangat tingkat tinggi,” sambungnya.

“Saya ikut melek sebagai peserta itikaf dan ikut menangis saat memaknai api neraka. Ternyata Ramadhan mengajarkan kita tentang etos kerja, Ramadhanlah pemicu peradaban. Hal ini jika dilakukan untuk perbaikan, bangsa ini akan lebih maju. Kita bisa buktikan karena kita bisa mengurangi tidur kita. Nah, tinggal dipacu lagi untuk kemajuan, berkhidmat pada masyarakat, niatkan membahagiakan orang lain, predikatnya di mata Allah dan Rasulullah,” imbuh Kang Aher yang sejak menjadi Gubernur Jawa Barat, sering menghabiskan malam penutup itikaf di masjid ini.

Kang Aher menutup ceramahnya dengan mengajak jamaah masjid menjadi muslim yang paripurna, dimulai dari pembersihan akidah hingga bisa menjadi manusia yang bermanfaat, lantas melengkapinya dengan menyitir hadits Nabi, “Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.”

(swr/eas)

Be the first to comment on "Gubernur Jabar Menutup Malam Itikaf di Masjid PT. DI Bandung"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*