Di Bulan Ramadhan Banyak Saingan, Omset Pedagang Kue Menurun

image

Bulan Ramadhan omset penjual kue basah menurun

Bekasimedia – Ramadhan adalah bulan kebahagiaan, sudah menjadi tradisi keluarga muslim di Bekasi untuk menyiapkan beraneka ragam makanan dan minuman jelang waktu berbuka puasa, di pinggir jalan yang biasa nya sepi pun ramai dipenuhi pedagang makanan kecil khas bulan Ramadhan, termasuk juga beragam minuman.

Di tengah maraknya pedagang makanan kecil dan minuman di jalan, ternyata bagi penjual kue yang merupakan penjual tetap, omset penjualan kue basah maupun minuman justru mengalami penurunan. Hal ini diungkapkan oleh Firdaus yang biasa di panggil dengan panggilan Fido, Rabu (15/7/15), ia mengatakan, “di bulan Ramadhan penjualan kue basah saya omset nya malah menurun drastis, soalnya banyak pedangan kue musiman yang bermunculan, jadi banyak saingan.”

Untuk menyiasatinya, Fido yang menggelar dagangannya di wilayah Duren Jaya Bekasi Timur ini mengungkapkan agarĀ  usahanya bisa tetap berjalan, ditopang dengan penjualan kue kue kering yang menjadi hidangan lebaran antara lain kue nastar, kue putri salju, kue coklat dan kue kering khas lebaran lain nya yang mengalami peningkatan cukup signifikan.

Senada dengan Fido, Miki Kosasih yang kesehariannya berjualan sop buah dan jus buah segar di wilayah Wisma Asri Bekasi Utara mengungkapkan, “saya malah sempat mengalami kerugian karena salah perhitungan di hari ke-3 Ramadhan, paket sop buah yang sudah saya kupas siapkan ternyata sisa banyak karena pembeli sepi.”

Menurut Miki, sop buah menjadi dagangan beresiko tinggi karena buah yang sudah dikupas jika tidak habis maka tidak bisa digunakan lagi sebagai bahan baku untuk penjualan esok hari, “soalnya rasa dan kualitas kesegaran buah sudah menurun, meskipun disimpan di dalam lemari es,” demikian penjelasan Miki. (dhy)

Be the first to comment on "Di Bulan Ramadhan Banyak Saingan, Omset Pedagang Kue Menurun"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*