Nonton Film Surga Yang Tak Dirindukan, Aher Gandeng 2 Perempuan

image

Bekasimedia – Menghadiri Gala Premiere Film “Surga Yang Tak Dirindukan”, di Studio Ciwalk XXI Bandung pada Minggu (12/7/15), selain didampingi oleh Wakil Gubernur Dedy Mizwar, Gubernur Jawa Barat juga didampingi oleh kedua perempuan dalam hidupnya.

Kedua perempuan itu adalah istri beliau Netty Heryawan dan salah satu putrinya, Sofi Heryawan. Mereka berdua tampil kompak mengapit Aher di kanan kiri saat foto bersama. Tangan kiri Aher terlihat menggandeng Sang Istri, sedangkan tangan kanannya menggenggam tangan Sang Putri.

Aher sendiri mengapresiasi film besutan MD Pictures yang diangkat dari novel best seller karya Asma Nadia ini, “Filmnya bagus, film ini menggambarkan budaya indonesia, menggambarkan romantika kehidupan. Jadi ketika sesorang mengambil sebuah pilihan, pilihan itu ada resiko nya yang perlu di hadapi. Dan harus siap dengan resiko itu.” komentar Aher selepas menonton film.

“Saya rekomendasikan film ini. Karena bisa menjelaskan hukum syariah, realitas budaya indonesia, realitas kehidupan keluarga di Indonesia beserta romantikanya,” imbuh Aher.

Film Surga Yang Tak Dirindukan bercerita tentang kisah cinta pada pandangan pertama Arini dan Pras yang begitu indah. Pernikahan yang kemudian mendatangkan kebahagiaan lain dengan hadirnya Nadia (buah cinta keduanya).

Sosok Pras yang baik dan setia selalu menenangkan Arini, berbagai kisah perselingkuhan yang dialami perempuan di sekelilingnya, termasuk sahabat dekatnya, tidak sekalipun mengusik kepercayaan Arini terhadap sang suami. Demi mewujudkan rumah agar senantiasa menjadi surga cintanya dan Pras , Arini pun berusaha mengabdikan diri sepenuh hati sebagai Ibu dan Istri.

Tetapi perjalanan takdir kemudian berujung ujian bagi cinta Arini dan Pras. Pernikahan mereka diuji setelah Pras menolong seorang gadis yang mengalami kritis karena kecelakaan. (eas)

Be the first to comment on "Nonton Film Surga Yang Tak Dirindukan, Aher Gandeng 2 Perempuan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*