Aher: Kebhinekaan Adalah Anugerah Terbesar Bangsa Indonesia

image

Bekasimedia – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan pada Kamis (11/06), melantik pengurus FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate, Bandung.  Dalam kesempatan itu, Kang Aher menyampaikan bahwa kebhinekaan adalah anugerah terbesar yang dimiliki Bangsa Indonesia.

Berikut ini pemaparan dan harapan Kang Aher yang menghendaki agar warga Jawa Barat hidup rukun dalam kebhinekaan Indonesia.

Semoga FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) Menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, ketentraman, silaturahim dalam rangka membangun iklim yang kondusif pada kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Melakukan pencegahan dini dari berbagai potensi yang mengancam ikatan kebangsaan kita yang sudah kokoh. Ini Sejalan dengan amanat Permendagri No 34 tahun 2006 tentang pedoman penyelenggaraan pembauran kebangsaaan.

Sebuah keniscayaan bahwa kita diciptakan Allah SWT berbeda-beda. Waj’alnakum syu’uban wa qoba ila lita’arofu “Sengaja kami jadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kalian beragam dan saling mengenal satu sama lain”. Supaya dunia ini warna warni, karena kalau tidak warna warni tidak indah. Seperti orang eropa orangnya jangkung, putih, mancung. Kalau seluruhnya begit tidak indah jadinya.

Tapi dijadikan beragam, di Afrika jangkung badag hidung mancung buukna keriting. Di tiongkok sedeng, koneng, sipit, rada pesek, jocong. Di kawasan timur tengah jangkung, badag, tapi sanes bodas. Di kawasan melayu tengah tengah, jangkung teuing nteu, pendek teuing nteu, kriting nteu jocong nteu, bodas nteu hideung nteu, mancung nteu pesek nteu, ta ieu urang. Paling diantaranya itulah melayu.

Itu semua bukan tanda tanda keunggulan. Itu hanya tanda tanda yang membedakan satu suku dengan suku yang lain. Bukan tanda tanda mana yang paling disukai Tuhan. Sebab dimata Tuhan bukan suku, bukan warna kulit, bukan ukuran hidung.
Bukan….
Bukan itu yang menjadi keunggulan !

Keunggulannya hanyalah ketaqwaannya kepada Tuhan yang Maha Kuasa. “Inna aqromakum ‘indallahi atqokum”. Sesungguhnya yang paling mulia di hadapanku, kata Tuhan adalah Yang paling bertaqwa. Yang paling baik diantara kalian, yang paling bermoral diantara kalian, yang paling bermanfaat untuk orang lain di antara kalian.

Itu ukurannya ternyata..

Sesungguhnya kita dihadirkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa disatukan dalam persaudaraan sesama manusia, Ukhuwah insaniyah dalam bahasa Arabnya. Dalam bahasa Qurannya “kaanannasu ummatan wahidah”, manusia itu umat yang satu. Dijadikan berbangsa bangsa dan bersuku suku supaya saling mengenal satu sama lain. Itulah kebhinekaan. Dan bahasa kebhinekaan ini hanya ada di Indonesia. Kan kalau di luar bahasanya perbedaan atau differensiasi saja. Tapi di Indonesia perbedaan itu ada kata yang khusus yaitu kebhinekaan. Dalam kalimat yang utuh disebut Bhineka Tunggal Ika.

Peperangan terjadi sesungguhnya alasan utamanya karena perebutan sumber daya, tapi unsur unsur penciptaan seperti etnis, agama, suku, suka dibawa bawa untuk melegitimasi peperangan dalam memperebutkan sumber daya tadi.

Sekarang, apalagi di kawasan perkotaan tidak ada kawasan yang monoton yang hanya terdiri dari satu etnis. Mungkin kawasan kawasan yang masih terpencil, yang belum berbaur, yang belum berhubungan dengan teknologi itu mono, masih satu suku. Tapi semakin kota suatu daerah maka semakin beragam, sebab dari mana mana datang ke kawasan tersebut.

“Inna fii dzalika laayati liqoumi yatafakkaru”, sungguh diantara perbedaan perbedaan tersebut ada tanda tanda kebesaran Tuhan pencipta kita semuanya. Berlaku untuk manusia, kaum yang berpikir dengan akal sehatnya.

Kebhinekaan juga hadir paling banyak di Indonesia. Puluhan negara di timur tengah bahasanya cuma satu, bahasa Arab.  Di kita satu negara ada sekitar 600 bahasa.

Dulu waktu belajar di sekolah dasar disebutkan ada 13.000 lebih pulau di Indonesia, pakai lebih karena gak yakin. Ternyata sekarang dikoreksi bukan 13.000 pulau melainkan 17.000 lebih. Masih ada kalimat lebihnya,  karena masih belum terhitung. Coba lihat, salah ngitungnya sampai 4.000. Inilah anugerah terbesar kebhinekaan dari Allah SWT kepada kita. Maka kita harus paling bersyukur menjadi bangsa Indonesia.

Karena kebhinekaan yang kita miliki melahirkan kerukunan, masyarakat yang balalageur, akur, someah hade kasemah silih asah, silih asuh, silih asih, silih wangi, itulah masyarakat Jabar, itulah masyarakat Indonesia.

Orang luar kagum pada founding father kita dahulu, pada saat itu belum ada internet belum ada telepon tapi founding father kita bisa menyatukan 17.000 pulau dengan 600 bahasa lebih.

Tentu saja bangsa yang besar ini tidak juga bebas dari ancaman, oleh karena itu perlu ada kewaspadaan dini, harus ada forum pembaruan kebangsaan seperti ini.

Mari kita jadikan kebhinekaan ini sebagai keindahan. Kesimpulannya: kita memiliki kesamaan, kita juga memiliki perbedaan, tapi ada satu kesimpulan yang lain, bahwa kesamaan yang kita miliki lebih banyak daripada perbedaan diantara kita. Oleh karena itu, maka tidak ada alasan dalam keberagaman ini kecuali kita harus bersatu menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.

Demikian pesan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan tentang kebhinekaan di Indonesia dan khususnya Jawa Barat.

Popong Otje Djundjunan atau yang lebih dikenal dengan Ceu Popong, politisi Jawa Barat yang terkenal saat pembukaan sidang anggota DPR RI lalu, terpilih sebagai ketua pengurus FPK Provinsi Jawa Barat periode 2015-2020. (eas)

Be the first to comment on "Aher: Kebhinekaan Adalah Anugerah Terbesar Bangsa Indonesia"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*