Jurassic World: Ketika Rekayasa Genetik Berubah Bencana di Taman Dinosaurus

Jurassic world

Bekasimedia – Kekacauan akibat penangkaran hewan purba dinosaurus 20 tahun lalu di taman Isla Nublar, Kostarika, Amerika Tengah, rupanya sudah mulai dilupakan orang-orang. Tahun ini dikisahkan bahwa pulau Isla Nublar kembali dibuka dan dijadikan taman yang dinamai Dunia Dinosaurus (Jurassic World) yang dimiliki oleh seorang kaya bernama Simon Masrani yang diperankan Irfan Khan.

Seolah tak pernah puas dengan segala macam rekayasa ilmu pengetahuan, dalam hal ini rekayasa genetik untuk menciptakan dinosaurus yang berbeda dari “ciptaan-ciptaan” sebelumnya, dinosaurus-dinosaurus jenis baru pun diciptakan. Salah satunya Indominus Hybrid.

Meskipun banyak ditentang, nyatanya makhluk raksasa yang sebenarnya telah lama punah itu tetap sukses diciptakan. Taman Isla Nublar pun bukan saja menjadi penangkaran dinosaurus tapi berubah jadi taman hiburan yang terbuka untuk umum dan menampilkan banyak atraksi dinosaurus.

Taman hiburan yang mulanya tenang dan beroperasi normal berubah kacau dan mencekan saat Owen Grady (Chris Pratt), seorang staf taman menyadari adanya cakaran tajam pada sebuah mobil dan seorang pekerja tiba-tiba menghilang. Di sanalah, semua terungkap saat Indominus Hybrid yang menyerang. Pengunjung taman dinosaurus pun terpaksa dievakuasi.

Owen yang dikisahkan dapat memahami keinginan  hewan-hewan tersebut dan kawan-kawannya dengan senjata seadanya, berusaha sekuat tenaga mengendalikan kebuasan dinosaurus yang mengamuk.

Film yang merupakan lanjutan dari Jurassic Park dan The Lost World yang dicetuskan Stephen Spielberg ini menampilkan kegiatan manusia menciptakan dunia yang dihuni makhluk purba, dinosaurus. Berbagai rekayasa genetika nyatanya memang mampu menciptakan makhluk tersebut dan manusia seolah tak pernah puas menyimpan sendiri berita besar dan ingin juga berbagi berita gembira itu pada seluruh dunia. Maka taman dinosaurus pun dibangun dan dibuka untuk pengunjung. Akan tetapi, hampir selalu berujung kekacauan.

Jurassic World, meski secara alur cerita masih mengadaptasi kisah-kisah sebelumnya, namun film yang disutradarai oleh Colin Trevorrow melalui kecanggihan teknologi mampu membuat dinosaurus jauh lebih hidup sehingga suasana chaos saat dinosaurus mengamuk terasa nyata.

Jangan lewatkan film ini terutama bagi Anda pecinta Thriller. Segera serbu Blitz Megaplex, Bekasi Cyber Park  karena filmnya mulai rilis 12 Juni. Ikuti terus info-info film terkini dan yang akan tayang dengan mem-follow akun @muvigobks. (anr)

Be the first to comment on "Jurassic World: Ketika Rekayasa Genetik Berubah Bencana di Taman Dinosaurus"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*