Daging Ayam di Bekasi Naik 5000, Pedagang Sepi Pembeli

Pedagang-Ayam-Pasar-Baru

Bekasimedia – Melonjaknya harga sembako dan daging di beberapa pasar tradisional Bekasi menjadi sorotan pembeli ibu rumah tangga hingga pebisnis makanan cepat saji berbahan baku ayam. Bekasimedia memantau pergerakan naiknya harga-harga di beberapa pasar tradisional di Bekasi.

Jelang Bulan Ramadhan pedagang di Pasar Baru Bekasi (9/06) mengeluhkan melonjaknya harga daging ayam dari Rp. 30.000 menjadi Rp. 35.000 perpotong sehingga berpengaruh terhadap minat pembeli.

Seperti yang dikeluhkan seorang ibu pedagang ayam potong di pasar baru Bekasi Timur,”biasanya saya bisa menjual 100 hingga 150 ekor perhari tapi sekarang paling banyak 50 ekor saya bisa jual sehingga berkurangnya langganan saya akibat harga yang terlalu tinggi.

Pedagang berharap pemerintah kota Bekasi turun tangan untuk bisa menurunkan harga daging ayam dari bandar-bandar besar,” saya berharap kepada pemerintah kota Bekasi untuk bisa menurunkan harganya dari bandar-bandar jangan terlalu tinggi sekali naiknya kasihan pembeli, kan, pegadang apalagi sepi pembelinya,” ucap seorang ibu pedagang di pasar baru Bekasi yang sudah 25 tahun berdagang di pinggir jalan raya depan Pasar Baru. yang ini dipindahkan ke dalam area pasar.

Melonjaknya harga daging ayam ini diperkirakan akan terus naik hingga jelang lebaran tiba, (dns)

Be the first to comment on "Daging Ayam di Bekasi Naik 5000, Pedagang Sepi Pembeli"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*