"Terima Kasih Jokowi, Kami Jadi Tahu Tempat Lahir Sukarno"

image

Bekasimedia – Presiden Jokowi kembali melakukan kesalahan, kali ini salah menyebut tempat lahir Presiden pertama Indonesia, Sukarno. Sang pembuat teks pidato kepresidenan, Sukardi Rinakit akhirnya meminta maaf.

Hastag #HatiSayaBergetar sempat tren di dunia maya,
“Setiap kali saya berada di Blitar, kota kelahiran Proklamator kita, Bapak Bangsa kita, Bung Karno, hati saya selalu bergetar,” kata Jokowi dalam pidato menyambut hari lahir Pancasila di Blitar (01/06).

Bambang Eryudhawan, seorang arsitek dan juga pemerhati sejarah, punya bukti otentik ihwal kota kelahiran Presiden Sukarno di Surabaya. Kepada redaksi Historia.id dia menunjukkan buku induk Technische Hogeschool (TH, cikal bakal ITB Bandung) yang memuat data Sukarno semasa kuliah
di sana.

“Ini buku induk mahasiswa TH yang dibuat sejak TH berdiri pada 1920 sampai dengan masa sebelum kedatangan Jepang. Sukarno ada di nomor urut 55. Dia masuk TH Bandung pada 1921, artinya setahun setelah TH didirikan,” kata Bambang yang juga alumnus ITB dan dikenal sebagai arsitek ahli
konservasi bangunan kuno itu, seperti dilansir laman sejarah, historia.id.

Pada data dalam buku induk itu disebutkan jika Sukarno (tertulis di sana “Raden Soekarno”) lahir di Surabaya pada 6 Juni 1902, bukan 1901 sebagaimana yang resmi dikenal sebagai tahun kelahirannya.

“Tahun itu salah. Itu lumrah karena biasanya dulu anak yang mau masuk sekolah usianya dibuat muda atau bahkan sengaja dituakan oleh orang tuanya. Kemungkinan besar data itu menggunakan data semasa Sukarno sekolah di HBS Surabaya,” kata dia.

Tercatat dalam data buku induk itu ayah Sukarno bernama R. Sosrodihardjo, bekerja sebagai guru (onderwijzer ) di Blitar. Ada sedikit perbedaan dalam penulisan nama ibunya yang dikenal Ida Ayu Nyoman Rai, tertulis dalam buku induk tersebut “Ida Nyomanaka”. Sukarno tercatat sebagai mahasiswa
teknik sipil jurusan pengairan (waterbouwkunde ).

Sebagian masyarakat ada juga yang mengapresiasi kesalahan Presiden Jokowi, “Coba kalau Jokowi gak salah, kita tahunya Sukarno lahir di Blitar toh. Harusnya berterima kasih sama Jokowi,” ujar Haryo, pengagum Jokowi, warga Jakasampurna Bekasi Barat.  (*/eas)

1 Comment on ""Terima Kasih Jokowi, Kami Jadi Tahu Tempat Lahir Sukarno""

  1. Well yeah
    di buku pelajaran sejarah ngga pernah dicantumin sih kelahirannya Soekarno, bahkan sampai saya SMA. Jadinya yg ada cuma rumor2 dr tetangga, dan fakta dmn lahirnya Soekarno jadi ngga terlihat seperti ‘common sense’.

    Kayaknya kelihatan sih kalau mengatasi masalah negara tu lebih penting.
    Saya menunggu berita tentang hal penting.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*