Bengkulu Institut Nasional Gelar Seminar Beasiswa LPDP RI

image

Bekasimedia – Qomariah Hasanah, S.Si selaku ketua panitia seminar beasiswa Lembaga Penyedia Dana Pendidikan (LPDP) Kementrian Keuangan RI yang diselenggarakan oleh Bengkulu Institut Nasional (BIN) wilayah Bengkulu pada Sabtu (06/06), di Aula Poltekes Dehasen Bengkulu, menyampaikan bahwa banyak peluang untuk meraih beasiswa bagi pemuda yang ingin kuliah.

“Alhamdulillah dengan seminar ini semua keran informasi tentang beasiswa LPDP Kemkeu RI terbuka untuk masyarakat Bengkulu. Seminar ini mewujudkan peluang beasiswa bagi pemuda Bengkulu. Generasi terbaik Bengkulu harus benar-benar memanfaatkan peluang beasiswa ini dengan sebaik-baiknya untuk bisa melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dalam rangka membangun Bengkulu kedepan,”  terangnya.

Pada saat seminar beasiswa tersebut tampak ratusan peserta memadati aula Poltekes Dehasen Bengkulu. Menurut panitia ada lebih dari 170 orang yang menghadiri seminar tersebut. Mayoritas peserta adalah mahasiswa di Bengkulu dari berbagai kampus. Tercatat di meja regristasi mahasiswa dari Universitas Bengklu (Unib), Universitas Dehasen (Unived), Universitas Prof. Dr. Hazairin, Sh (Unihaz), IAIN Bengkulu, Universitas Muhamadiyah Bengkulu (UMB), kampus kesehatan Tri Mandiri Sakti (TMS) dan lain-lain.

Direktur LPDP Kemenkeu RI, Muhammad Makhdum, sebagai salah satu pembicara seminar menyatakan sangat menyambut baik dan mengapresiasi peran Bengkulu Institut dalam  menyelenggarakan seminar beasiswa tersebut. Ia menjelaskan bahwa ada Rp 1,6 Triliun dana yang dianggarkan oleh kementrian keuangan melalui LPDP untuk disalurkan sebagai beasiswa pendidikan bagi anak bangsa dari berbagai daerah pada tahun 2014 kemarin, dan dari jumlah tersebut masih ada Rp 0,4 triluin lagi yang tidak terserap.

“Rata-rata pertahun dana untuk beasiswa yang digunakan sebanyak Rp 1,2 triliun dari total anggaran Rp 1,6 triliun, sisanya sekitar Rp 0,4 trilun lagi belum digunakan. Hal ini disebabkan tidak ada pengajuan beasiswa lagi dari para mahasiswa. Artinya ini perlu dimaksimalkan pengajuannya, agar dana terserap semua. Kan sayang kalau sudah dianggarkan tapi tidak terpakai,” Makhdum menjelaskan.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa seminar yg dilakukan Bengkulu Institut ini salah satunya untuk lebih memasifkan penyebaran informasi tentang beasiswa tersebut, dan diharapkan dengan adanya seminar ini pemuda Bengkulu bisa mengakses beasiswa LPDP RI.

Ada 3 jenis beasiswa yang disediakan oleh LPDP RI, yang pertama adalah beasiswa reguler meliputi beasiswa studi dan penelitian, yang kedua beasiswa afirmasi yakni beasiswa yang khusus diperuntukkan bagi mahasiswa yang berasal dari daerah tertinggal. Menurut Makhdum bersasarkan data LPDP Kabupaten Seluma merupakan Kabupaten yang paling tertinggal di Provinsi Bengkulu, sehingga jika ada mahasiswa yang berasal dari Seluma ia sangat berpeluang untuk mendapatkan beasiswa jenis ini. Jenis yang ketiga adalah beasiswa riset non akademis, beasiswa ini khusus untuk mendanai riset-riset non akademis.

Disisi lain, Dr. Yansen, dosen Universitas Bengkulu yang meraih gelar Doktor dari Australia sebagai pembicara kedua juga menjelaskan bahwa sudah saatnya pemuda Bengkulu meningkatkan kualitas dirinya dengan menempuh pendidikan sampai kejenjang yang paling tinggi. Ia sangat berharap lahir doktor-doktor dan profesor-profesor baru dari Bengkulu untuk memaksimalkan pembangunan di Provinsi Bengkulu.

“Provinsi Bengkulu sangat besar sekali potensi sumber daya alamnya, namun pengelolaanya belum maksimal karena sumber daya manusianya belum memadai untuk mengelolanya. Nah, oleh sebab itu setiap pemuda Bengkulu wajib meningkatkan kapasitas dirinya dengan pendidikan agar bisa memanfaatkan potensi itu dengan sebaik-baiknya,” papar Yansen saat menyampaikan materi kepada peserta seminar.

Acara yang dimulai pada pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.15 WIB tersebut selain pemaparan materi tentang beasiswa juga memberikan penjelasan tentang organisasi Bengkulu Institut Nasional (BIN) sebagai penyelenggara seminar. Menurut Pembina BIN Wilayah Bengkulu, Marhen Harjono, S.Pt., M.Sc, BIN yang terbentuk pada Maret 2014 ini merupakan sebuah organisasi pemuda asal Bengkulu yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi. BIN bergerak dalam bidang pendidikan, ekonomi dan sosial. Sejauh ini organisasi BIN telah memiliki 5 perwakilan yakni BIN Wilayah Yogjakarta, BIN Wilayah Jawa Barat, BIN Wilayah Jabodetabek, BIN Wilayah Sumatera Barat, dan BIN Wilayah Bengkulu.

Marhen berharap acara-acara pendidikan seperti seminar ini kedepan masih bisa terus diselenggarakan, baik bekerjasama dengan LPDP RI kembali ataupun bekerjasama dengan pihak lain. Karena ia menganggap seminar ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Bengkulu hususnya pemuda yang ingin mendapatkan beasiswa pendidikan.

Hal senada disampaikan pula oleh peserta seminar, Roisatun Hasanah, Mahasiswa Universitas Dehasen Bengkulu yang berpendapat bahwa seminar tersebut memberikan banyak informasi tentang peluang beasiswa bagi pemuda Bengkulu.

“Ternyata banyak peluang beasiswa yang bisa diakses dari LPDP RI untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Saya sangat beruntung sekali bisa mengikuti seminar ini, dan mudah-mudahan saya bisa menjadi salah satu penerima beasiswa LPDP RI juga kelak,” terang Roisah, panggilan akrap gadis asal Bengkulu Utara yang berminat melanjutkan kuliah S2 di UGM Jogjakarta kepada awak media sesaat setelah mengikuti seminar. (*/eas)

Be the first to comment on "Bengkulu Institut Nasional Gelar Seminar Beasiswa LPDP RI"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*