Barcelona Vs Juventus, Perburuan Menjadi Raja Di Raja

image

Bekasimedia – Ketika masuk ke babak semifinal sepertinya laga final akan terjadi partai El Clasico seperti yang ditunggu-tunggu setelah bertahun-tahun, namun Juventus yang dengan percaya diri datang menghadapi juara bertahan Real Madrid setelah sebelumnya menaklukan AS Monaco menumbangkan semua prediksi dan ekspektasi itu semua.

Barcelona yang harus melawan juara Bundesliga Bayern Munchen yang dilatih oleh “penemu” taktik tiki-taka mereka yang masih awet hingga sekarang berhasil membungkam tim Hollywood tersebut langsung di pertemuan pertama, permainan Messi yang fantastis berhasil mengacak-ngacak strategi yang Pep sudah susun dengan rapih hingga pertengahan babak kedua.

Jika El Clasico yang menjadi ekspektasi itu gagal, setidaknya penonton akan disuguhkan partai klasik. Juventus yang berhasil merengkuh kembali hegemoninya baik di negerinya sendiri Italia maupun di Eropa setelah bertahun-tahun gagal menyentuh final dan bahkan sempat terdegradasi Serie-B makin memberikan sentuhan klasik tersebut.

Barcelona yang memiliki tridente maut dengan wujud Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar akan menjadi ujian untuk pertahanan Juventus yang harus ditinggal Chiellini akibat cedera yang menimpanya saat sesi latihan sebelum final berlangsung, untungnya Barzagli yang menjadi bagian skuad Italia saat terakhir kali mereka menjuarai Piala Dunia telah kembali dari masa cederanya, serta tidak ada masalah untuk “superman” mereka Gianluigi Buffon.

Juventus memiliki lini tengah yang sangat mentereng dan konsisten sepanjang musim, kombinasi tua-muda membuat Massimilliano Allegri tidak kesulitan untuk suatu saat merubah taktiknya di tengah pertandingan, Andrea Pirlo sebagai perwakilan dari pemain senior serta Stefano Sturaro pemain muda penuh talenta yang sempat mematikan lini tengah Real Madrid saat pertemuan pertama mereka di Juventus Stadium. Tidak luput pula Paul Pogba sang bintang Perancis yang menemukan tempatnya di Italia setelah terbuang dari Old Trafford dan tersingkir dari skuad Manchester United.

Marc Andre Ter Stegen yang baru didatangkan Barcelona diawal musim masih akan dipercaya oleh Luis Enrique untuk mengisi posisi penjaga gawang mengalahkan kiper Barcelona lain Claudio Bravo sang spesialis pertandingan Liga. Penampilan Ter Stegen sangat gemilang ketika beberapa kali membendung serangan Munchen di pertemuan kedua mereka yang untungnya Barcelona hanya kemasukan 3 gol dengan kondisi yang sebelumnya berhasil menyarangkan 5 gol ke gawang Neuer.

Duel pelatih debutan di Final liga Champions tentu akan menjadi sangat menarik, keduanya pun sebelumnya sudah 2 kali bertemu saat Luis Enrique masih melatih AS Roma dan Allegri melatih AC Milan keduanya berhasil mengalahkan satu sama lain, kali ini dengan mental dan skuad yang berbeda keduanya kembali dipertemukan dipertandingan yang lebih bergengsi pula.

Kedua klub ini pun sama-sama menguasai kejuaraan domestik di masing-masing negara dengan mengoleksi 2 piala, maka pertandingan ini akan menjadi penentuan siapakah klub yang menjadi raja di raja seantero Eropa musim ini.

siapakah yang anda jagokan? tim zebra asal Italia atau pemilik sah permainan tiki taka asal Katalan? malam ini kita akan menjadi saksinya. (frb)

Be the first to comment on "Barcelona Vs Juventus, Perburuan Menjadi Raja Di Raja"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*