Setelah Bedah Rumah, Laznas BSM Gelar Santunan Untuk Yatim & Dhuafa

bedah rumah

 

Bekasimedia – Ismed Ali Ganie selaku Kabag Bisnis Wholesale Region Office 2 Bank Syariah Mandiri bersama jajarannya melaksanakan peresmian program Bedah Rumah sekaligus penyerahan kunci sebagai simbolik dan juga menggelar santunan untuk yatim dhuafa dan aksi kesehatan gratis di Kampung Pondok Soga, Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, Rabu, (03/06).

LAZNAS BSM, mempercayakan Pondok Sedekah sebagai mitra pelaksana, berhasil menyantuni sebanyak 51 anak, berupa uang dan paket pendidikan berupa buku, alat belajar serta beras. Sedangkan untuk aksi kesehatan yang menjadi target adalah sebanyak 200 orang masyarakat sekitar, dengan Tim Medis Laznas BSM sebagai pelaksana lapangan.

“Bahwasanya kegiatan atau program ini merupakan salah satu program CSR dari Bank Syariah Mandiri. Selain program bedah rumah, disaat bersamaan juga dilakukan peresmian kamar tidur santri putri Ponpes Al Hidayah dan peresmian kamar mandi dan toilet Masjid Darussalam,” ulas Ismed di hadapan jajaran dan warga penerima santunan.

Ismed Ali Ganie juga menyatakan penyaluran dana yang tepat sasaran akan meningkatkan kepercayaan donatur. Selain itu beliau juga berharap melalui program ini Bank Syariah Mandiri semakin diterima masyarakat. Beliau menjelaskan, selain CSR, BSM Cabang merupakan mitra dari LAZNAS BSM dalam penyaluran dana Zakat, Infak serta sedekah yang diambil dari karyawan BSM.

Diakhir kegiatan, Aidil Bustamir selaku Kepala Cabang BSM Bekasi juga membagikan Alquran yang merupakan program waqaf dari masyarakat.

Sementara itu, Catur selaku pimpinan Divisi Simpati Umat Laznas BSM menyatakan, kerjasama dan komitmen jangka panjang seperti ini sangat diperlukan karena masih sangat banyak keluarga berpenghasilan rendah yang terpaksa tinggal dirumah tidak layak huni dengan tingkat kesehatan yang rendah. Catur juga menjelaskan bahwa kedepan program ini akan dilakukan lagi dengan lokasi yang berbeda.

Masalah sosial kemasyarakatan seperti ini adalah tanggung jawab bersama, tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata, satu dua perusahaan atau lembaga-lembaga sosial.

Peningkatan kesejahteraan dan kuantitas ibadah penerima manfaat, menjadi tolak ukur keberhasilan program pembangunan rumah layak huni ini, sehingga akan tercipta masyarakat yang bersih, sehat, maju dan sejahtera . (ry)

Be the first to comment on "Setelah Bedah Rumah, Laznas BSM Gelar Santunan Untuk Yatim & Dhuafa"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*