Lilik Wahidah Syaikhu prihatin dengan kasus penelantaran anak

Lilik Syaikhu 2

 

Bekasimedia- Lilik Wahidah, istri wakil walikota Bekasi, Ahmad Syaikhu dalam acara Gebyar TPA pada Sabtu (23/5) menyampaikan keprihatinannya akan kasus penelantaran anak di Cibubur beberapa waktu lalu.
Lilik mengaku sempat menjenguk anak-anak tersebut setelah ditempatkan di Rumah Aman.
“Pada saat bertemu orang dia tidak PD. Saat ditanya, dia diam,” ungkap Lilik.

Oleh karena itu, Lilik mengimbau kepada orangtua dan guru agar belajar dari kasus tersebut. Ia berharap orangtua dan guru memiliki sikap empati terhadap setiap perilaku anak.

Lilik menegaskan bahwa usia emas anak harus dimanfaatkan. Orangtua dan guru tidak boleh bersikap menekan, bahkan sampai melakukan kekerasan.

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bekasi tersebut mengatakan bahwa anak pada usia-usia dini tersebut anak tidak boleh diberi penekanan-penekanan seperti harus pandai membaca, menulis atau menghitung.
Karena pada dasarnya pada usia tersebut anak idealnya diberi sesuatu yang menyenangkan. Seperti mengajaknya bernyanyi dan bercerita. Dua hal tersebut dapat menjadi alternatif mendidik sekaligus memanfaatkan golden age anak.

Menurut Lilik, sikap orangtua dan guru yang terlalu menekan, bahkan melakukan kekerasan di masa kecil anak hanya akan membahayakan kehidupan anak di masa mendatang. (Anr)

Be the first to comment on "Lilik Wahidah Syaikhu prihatin dengan kasus penelantaran anak"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*