Dukungan Masyarakat Sipil ASEAN Untuk Rohingya Terus Mengalir

image

Bekasimedia – Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Telekung Project Malaysia, masing-masing sebagai sesama elemen masyarakat sipil Indonesia-Malaysia, sepakat berkolaborasi membantu pencari suaka Rohingya. Kesepakatan kerjasama ditanda tangani di kantor pusat ACT di Menara 165 Jakarta Selatan, pada Selasa (19/05).

Mewakili masyarakat Indonesia dan ACT, Lutfiah Hayati (motivasinger, aktivis kemanusiaan), menjadi jembatan kepedulian khalayak Indonesia melalui rangkaian kampanye dan aksi kemanusiaan di Indonesia. Sedangkan Telekung Project mewakili masyarakat sipil Malaysia, berbahagia, menemukan kegairahan rakyat Indonesia terutama di Aceh, bersicepat menolong pencari suaka Rohingya.

“Karena kesigapan dan keguyuban masyarakat Indonesia itulah, Telekung Project diwakili ketuanya Norazila Azis, dan dua personal lainnya yaitu Saodah Atan dan Zaidi Abd Rahman, datang ke Indonesia. Mareka melakukan humanity journey ke Aceh bersama ACT, memberi bantuan awal untuk kemudian kembali ke Malaysia dan mengedukasi masyarakat Malaysia. Kami, ACT-Telekung Project, ingin menunjukkan kami semua masyarakat dan bangsa humanis. Semoga menginspirasi dunia, masyarakat humanis manapun bisa bersatu memperbaiki nasib sesama manusia, siapapun dan di manapun,” ujar Fifi, sapaan Lutfiah Hayati.

Telekung Project melakukan humanity journey ke Aceh, didampingi Rudi Purnomo (Global Philanthropy Network-ACT), Lutfiah Hayati (supervolunteer ACT) dan Meyda Sefira (Ikon Komunitas Hujan Safir, artis sinetron dan Duta Kemanusiaan ACT). Mereka akan melakukan serangaian aktivitas kemanusiaan termasuk melakukan ‘edukasi kemanusiaan’ untuk masyarakat Malaysia dan Indonesia.

Pada saat yang sama, terbentuk Komite Nasional untuk Solidaritas Rohingya (KNSR). Syuhelmaidi Syukur (SVP-ACT) terpilih sebagai ketua dan Sekretaris Jendral KNSR dijabat oleh Ahmar Ihsan Rangkuti (Direktur Eksekutif Pusat Advokasi dan Hak Asasi Manusia – PAHAM). (*/eas)

Be the first to comment on "Dukungan Masyarakat Sipil ASEAN Untuk Rohingya Terus Mengalir"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*