Isra Miraj Sebuah Konsep Transportasi Masa Depan

isramiraj

 

Bekasimedia – Menembus batas pemikiran akal manusia, yang mungkin menjadi konsep transportasi Masa Depan, Muhammad, Sang Nabi dengan “buroq” nya, melaksanakan Isra (perjalanan di waktu malam hari)  dan Mi’raj, melesat ke angkasa menembus galaxy dan alam semesta menuju Sidratul Muntaha kemudian kembali lagi ke bumi hanya dengan waktu kurang lebih 12 jam.

Mengutip kronologis kisah perjalanan Isra dan Mi’raj ada beberapa hal yang bisa kita rangkum bahwa Isra dan Miraj nya Nabi Muhammad, di lihat dari segi ilmiah merupakan sebuah perjalanan yang terukur, antara lain :

Sesuai dengan teori Albert Einstein melalui Theori Relativitasnya membahas mengenai Struktur Ruang dan Waktu serta mengenai hal hal yang berhubungan dengan Gravitasi. Kemudian teori ini teraplikasi ke dalam sebuah alat GPS – Global Postioning System di Handphone anda, merupakan applikasi hasil dari teori relativitas umum dan relativitas khusus.

Penggunaan Buroq sebagai alat transportasi dengan kecepatan puluhan milyar tahun cahaya.

Melakukan Check Up kesehatan layaknya seorang astronot, dengan membersihkan Jantung Nabi Muhammad yang dilakukan oleh Malaikat Jibril. Dimana konsep kesehatan islam adalah Jika Jantung atau Qalbu dalam kondisi baik berarti badan dalam kondisi baik, dan jika Qalbu kondisi buruk seluruh badan dalam kondisi buruk. “Kemudian terjadilah peristiwa pembelahan dada Nabi Muhammad untuk disucikan dengan air Zamzam oleh Malaikat Jibril di samping Ka’bah sebelum berangkat ke Masjidil Aqsha di Yerussalem sebagai kiblat nabi-nabi terdahulu.”

Mengkonsumsi Susu sebagai nutrisi tubuh yang sempurna. Susu mengandung nutrisi keseimbangan dari protein, lemak dan karbohidrat dan merupakan sumber nutrisi penting, termasuk : kalsium, riboflavin, fosfor, vitamin A, dan B12,kalium, magnesium serta seng. “Jibril membawa dua gelas minumam berisi susu dan arak, Nabi memilih susu sebagai isyarat bahwa umat Islam tidak akan tersesat.”

Jadi menjadi suatu hal yang menarik ketika perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad adalah “Ijtihaj” para Ilmuan Sains untuk melakukan “Brain Storming” menelaah teknologi tepat, cepat dan berguna di masa yang akan datang.

Dengan demikian, wajarlah bila dikatakan, peristiwa Isra’ Mi’raj diperjalankan oleh Allah sebagaimana ditunjukkan dalam QS. Al Isra’ ayat 1,

”Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.”

Suatu perjalanan yang digunakan untuk menunjukkan tanda-tanda kekuasaan-Nya.

(dari berbagai sumber – RY)

Be the first to comment on "Isra Miraj Sebuah Konsep Transportasi Masa Depan"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*