PAHAM: Indonesia Hanya Tempat Transit Pengungsi Rohingnya

image

Bekasimedia – PAHAM Cabang Aceh melakukan investigasi dan memberikan bantuan terhadap 500-an pengungsi Rohingnya yang terdampar di perairan Aceh Utara, pada Selasa (12/05). Tim Advokasi PAHAM Cabang Aceh harus menempuh perjalanan 250 Kilometer dari sekretariatnya, untuk melakukan advokasi terhadap para pengungsi.

Direktur PAHAM Cabang Aceh, Basri Efendi menyampaikan bahwa para pengungsi terdampar tersebut telah difasilitasi pihak Pemerintah Daerah setempat. “Pengungsi yang selamat saat ini ditempatkan di Gor Lhoksukon, di fasilitasi oleh pemda dan Dinas Kesehatan setempat. Kami melihat ini adalah langkah taktis yang baik dari aparat setempat,” terang aktivis kemanusiaan tersebut.

Lebih lanjut Basri menjelaskan, bahwa dari hasil wawancara terhadap para pengungsi tersebut diperoleh keterangan jika sebenarnya tujuan mereka bukan Indonesia. “Mereka bilang bahwa Negara tujan mereka sebenarnya adalah Malaysia atau Australia, bukan Indonesia. Jadi mereka ini ditelantarkan di tengah laut sama tekongnya, kemudian terdampar di Indonesia,” terang pegiat HAM tersebut.

Selain itu, dari keterangan yang diperoleh PAHAM Cabang Aceh, diantara motif mereka meningalkan kampung halaman adalah adanya iming-iming kehidupan yang lebih baik di Malaysia atau di Australia oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, dan ada pula bertujuan agar bisa keluar dari kampung halaman dan mencari perlindungan di negara lain. (*/eas)

Keterangan Gambar : Direktur PAHAM Cabang Aceh Basri Efendi (Rompi Cokelat) dan Sekjend PAHAM Cabang Aceh (Kaos Merah), Sedang berdiskusi dengan petugas imigrasi di Gor Lhoksukon, Aceh

Be the first to comment on "PAHAM: Indonesia Hanya Tempat Transit Pengungsi Rohingnya"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*