Ciptakan Masker Helm Anti Timbal Berbahan Alami, Dua Pelajar Sulawesi Selatan Raih Medali Emas di ISPRO

image

Bekasimedia – Pada ajang International Science Project Olympiad (ISPRO) 2015 yang digelar 4 Mei hingga 8 Mei 2015 di Jakarta, dua siswa asal SMAN 1 Bantaeng, Sulawesi Selatan, Irham Syarief (18) dan Ahmad Abrar (18) memperoleh medali emas untuk karya sains mereka yaitu masker helm anti timbal dengan memanfaatkan bahan alami berupa dua jenis daun. Yakni daun nangka dan mahoni.

Timbal adalah salah satu unsur kimia beracun. Menurut beberapa sumber, timbal ini bisa berasal dari gas buangan kendaraan bermotor atau dari beberapa produk industri seperti bahan pembuat baterai dan pestisida.

“Awalnya ide ini dari saya sendiri. Kemudian mendiskusikannya dengan teman saya, saya terinspirasi dari banyaknya polusi timbal di kota-kota besar di Indonesia yang menyebabkan banyak masyarakat terserang penyakit karena menghirupnya. Maka dari situ kami berpikir untuk membuat masker yang mampu menyerap polusi ini dari daun nangka dan mahoni,” ujar Irham Syarief kepada Bekasimedia pada Senin (11/5) lewat pesan singkat.

“Kalau membuat maskernya cepat tapi untuk penyempurnaan penelitiannya sudah berlangsung selama kurang lebih 5 bulan,” sambungnya.

Selama masa pembuatan, Irham dan Ahmad dibimbing oleh Herlina Wellang, Pembina KIR SMAN 1 Bantaeng.

Irham berharap, kedepannya dapat menyempurnakan lagi karya tersebut sehingga bisa diproduksi massal. Hingga akhirnya bisa membuat inovasi-inovasi yang baru lagi yang bisa bermanfaat bagi manusia dan bumi ini. (anr)

Be the first to comment on "Ciptakan Masker Helm Anti Timbal Berbahan Alami, Dua Pelajar Sulawesi Selatan Raih Medali Emas di ISPRO"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*