Sambut Hari Lupus Sedunia, Odapus Surati Presiden Jokowi

image

Bekasimedia – Ada banyak kegiatan yang akan dilakukan Yayasan Lupus Indonesia dalam rangka menyambut Hari Lupus Sedunia yang jatuh pada tanggal 15 Mei setiap tahunnya. Dari festival film Internasional yang bekerja sama dengan Dewan Kreatif Rakyat (DKR) hingga berkirim surat kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Terkait pelayanan kesehatan, Ketua Yayasan Lupus Indonesia, Tiara Savitri, mengkritik kebijakan BPJS Kesehatan terkait pelayanan terhadap pasien lupus. Tiara menyatakan bahwa selama ini pengobatan kepada pasien lupus tidak tuntas, apalagi pelayanan kepada pasien lupus yang terserang organ vitalnya.

“BPJS Kesehatan memang menanggung pengobatan lupus, tapi hanya yang standar saja. Padahal lupus itu penyakit multi organ yang bisa menyerang organ-organ vital, salah satunya ginjal. Ketika organ ini kena, BPJS Kesehatan tidak bisa menanggungnya secara penuh,” Kata Tiara Savitri kepada media di Jakarta, Rabu (06/05).

Tiara mencontohkan, Odapus yang terserang ginjalnya dan harus melakukan terapi albumin, hanya mendapatkan jatah 1 botol albumin dan sisanya beli sendiri. “Satu botolnya itu harganya Rp 2 juta, dan minimal odapus butuh lima botol. Pada kondisi yang sudah parah seperti saya bahkan sampai lebih dari 80 botol,” ungkap Tiara yang juga seorang Odapus.

Tiara menyebutkan, pihaknya telah menulis surat kepada Presiden Joko Widodo terkait pelayanan BPJS Kesehatan yang menyengsarakan 1,5 juta Odapus di Indonesia ini. Dibandingkan penyakit lain seperti kanker dan HIV-AIDS, Odapus hanya menerima 20% biaya pengobatan dari keseluruhan biaya yang harus dikeluarkan.

“Kami tidak ingin dianak tirikan, mengapa nyawa
odapus tidak berharga di mata pembuat keputusan?” katanya. (*/eas)

Be the first to comment on "Sambut Hari Lupus Sedunia, Odapus Surati Presiden Jokowi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*