Suka Duka Relawan IMS

  1. Imron

Bekasimedia – Manajer Marketing Islamic Medical Imron ceritakan Suka Duka Jadi Relawan IMS Servise sekaligus penanggung jawab dan pembawa acara yang membuka kegiatan layanan kesehatan gratis di terminal Pulogadung, Rabu (29/04), Imron Faiz mengaku senang melayani masyarakat. “Ya sudah lebih dari tiga tahun saya terjun mas. Mulai dari Sumatera dan pulau-pulau kecil pernah kita sambangi,” ujarnya pada bekasimedia.

Imron sempat nangis sekaligus miris saat menemui banyak warga di daerah Parung (perbatasan Bogor dan Tangerang) itu menderita gizi buruk, tumor dan kanker. Padahal menurutnya masih dekat dengan pusat pemerintahan.

“Banyak kita temukan penyakit berat, seperti tumor dan kanker di daerah parung. Di desa Tejo sana, kita menangani gizi buruk juga,” ujarnya.

IMS sendiri merupakan lembaga yang rutin memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Agenda pelayanan kesehatan di Pulo Gadung, menurutnya adalah dalam rangkaian hari Angkutan Nasional. “Ya momen saja, sekaligus memberikan kesadaran bagi mereka akan kesehatan.”

IMS berdiri tahun 2008. Beberapa program kesehatannya diantaranya, APBN (Aksi Peduli Bencana Nasional), BBG (Berobat Bersalin Gratis), GPS (Gerakan Peduli Sehat), dan Dompet Berbagi. Selain itu IMS juga memiliki dua klinik, pertama di kantor pusatnya di Jakarta dan yang kedua di Mentawai Sumatera Barat.

Direktur IMS, Drg Fathul berharap acara ini bisa rutin dilaksanakan. “Ya mudah-mudahan rutin. Doakan saja,” ujarnya berharap. (yp)

Be the first to comment on "Suka Duka Relawan IMS"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*