Perpustakaan Keliling Kabupaten Bekasi; Animo Tinggi, Armada Kurang

image

Bekasimedia – Keberadaaan perpustakaan keliling ternyata sangat diperlukan di wilayah Kabupaten Bekasi, namun tingginya keinginan warga akan hadirnya perpustakaan keliling tak sebanding dengan armada yang ada, hal ini disampaikan Kepala Bagian Arsip Perpustakaan Kabupaten Bekasi, Ida Farida.

“Saat ini Pemda Bekasi sedang berbenah, kami hanya punya dua mobil perpustakaan keliling untuk menjangkau sebanyak 23 wilayah kecamatan, tahun ini saja sudah ada plan kunjungan di 100 titik yang direkomendasikan pihak kecamatan,” kata Ida disela kegiatan CFD Cikarang.

Selain itu, diluar jadwal tersebut ada banyak permintaan dari warga Bekasi untuk didatangi oleh perpustakaan keliling terutama pada waktu hari-hari libur sehingga hal tersebut menjadi kendala yang serius.

Menurutnya, kehadiran perpustakaan keliling di CFD Cikarang sebagai uji coba seberapa besar animo masyarakat tentang membaca buku, khususnya yang hadir di CFD Cikarang.

“Kami ingin melihat animo masyarakat di CFD ini, dan ingin menggerakan masyarakat untuk gemar membaca, terutama agar minat baca anak-anak kita bisa dipertahankan. Momennya pas, karena belum lama kita memperingati hari buku,” terang Ida.

Keberadaan Perpustakaan keliling ternyata mengundang beberapa komunitas membaca untuk berbagi tentang dunia keperpustakaan dan meminta agar mereka di wadahi oleh pihak Pemda.

“Banyak yang datang hari ini, ada keinginan dari komunitas-komunitas membaca untuk diwadahi pihak Pemda,” katanya.

Salah satu staff perpustakaan keliling, Irma menjelaskan kepada bekasimedia bahwa sebagai upaya meningkatkan minat baca anak, selama ini mereka sudah melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah negeri di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Kami keliling ke SD-SD Negeri, sementara ini satu kecamatan hanya satu sekolah negeri dengan rekomendasi dari pihak kecamatan,” ungkapnya prihatin.

“Anak-anak di Kabupaten Bekasi masih cukup tinggi keinginan untuk membaca, jangan sampai kencintaan mereka terhadap dunia baca tersebut jadi menurun, idealnya kecintaan itu tumbuh dan dimulai dari rumah masing-masing,” demikian pesan dan harapan besar Ida Farida kepada orang tua dan pengajar di Bekasi menutup pembicaraan. (mk)

Be the first to comment on "Perpustakaan Keliling Kabupaten Bekasi; Animo Tinggi, Armada Kurang"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*