Kemdikbud Bentuk Unit Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga

gabung2Bekasimedia – Maraknya isu bullying terhadap anak, peredaran narkoba yang juga menyasar anak-anak, seks bebas serta isu-isu lainnya yang berkembang saat ini menuntut kesigapan orangtua untuk tidak sekadar menitipkan anaknya di sekolah sebagai satu-satunya cara mendapat pendidikan yang layak. Dalam hal ini, orangtua dirasa perlu mempunyai bekal yang cukup agar paham cara mendidik anak sejak dari janin hingga anak tumbuh dewasa.

Pada tautan yang di-share di akun Twitter resmi milik Kemendikbud @kemdikbud_RI, pada Senin (27/4), salah satu tweet-nya menyatakan bahwa Kemdikbud membentuk unit baru bernama Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga yang khusus menangani pendidikan keluarga dan keorangtuaan. Pembentukan unit ini didasarkan pada persetujuan Kementerian Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang kemudian ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 11 tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Peraturan ini menerangkan bahwa Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga berada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud.

Seperti disampaikan Ella Yulaelawati, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, di laman kemdikbud.go.id, bahwa Direktorat Pembinaan  Pendidikan keluarga merupakan pembaruan dan dirasa lebih tepat dibandingkan unit sebelumnya yang bernama Direktorat Pembinaan Keayahbundaan.

Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga ini, menurut Ella, cakupannya lebih luas karena tidak hanya menyangkut orangtua kandung, tetapi juga untuk wali murid serta orang dewasa lainnya yang bertanggung jawab dalam pendidikan anak.

Direktorat baru ini memiliki empat sub direktorat yaitu Sub direktorat Pendidikan Bagi Orangtua, Sub direktorat Pendidikan Anak dan Remaja, Sub direktorat Program dan Evaluasi, serta Sub direktorat Kemitraan.

Program-program yang akan dijalankan pada unit ini di antaranya penanganan perilaku perundungan (bullying), pendidikan penanganan remaja, penguatan prestasi belajar, pendidikan kecakapan hidup, pendidikan karakter dan kepribadian, serta pendidikan perilaku destruktif.

Selain itu, Ella juga menyatakan bahwa direktorat baru tersebut akan mengembangkan program pencegahan human trafficking, narkoba dan HIV AIDS. (anr/sumber: kemdikbud.go.id)

Be the first to comment on "Kemdikbud Bentuk Unit Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*