Blarak Semplak, Semangat Mencintai Budaya Sendiri

blarak semplak

Bekasimedia  – Sedikit yang tahu, ternyata Bekasi punya budaya ikat kepala khas, terbuat dari kain yang namanya Blarak Semplak. Hal ini seperti diutarakan oleh Budayawan asal Bekasi Komarudin Ibnu Mikam di sekretariat IKA SMAN 1 Bekasi.

“Jadi ini merupakan akulturasi dari budaya Sunda. Seni iket kepala khas Sunda. Kerajinan namanya, barangbang semplak. Tapi model iket ala Bekasi itu Blarak Semplak,” ujarnya sembari memasangkannya di kepala.

Lebih lanjut pria yang juga direktur ICMI Kabupaten Bekasi ini mengatakan, “Soal batiknya bisa beragam, tidak ada pakemnya soal itu. Selama itu diikuti, selama itu diiket dan terbuat dari kain sesederhana apa pun, sekomplek apa pun  tetap itu adalah Blarak Semplak.”

Blarak sendiri artinya adalah pelepah kelapa yang sudah kering, sementara Semplak itu memiliki arti jatuh tapi masih menempel. Atau bisa di artikan patah tapi masih menggantung. Semplak ini juga Menurut Bang Komar, ini diambil dari kelapa itu mengingatkan dari pada Sunda Kelapa.

“Kemudian Blarak Semplak juga jadi simbol jadi sesuatu yang bergerak, jadi sesuatu yang dinamis. Kan memakai ini bukan untuk tidur siang atau apa, tapi untuk bekerja, bergerak. Blarak Semplak itu juga tidak pernah putus asa walaupun sudah pernah patah masih menempel,” ujarnya.

Filosofi lain dari Blarak Semplak bagi orang Bekasi, yaitu bekerja berkarya berkontribusi. “Semangatnya adalah mencintai budaya sendiri, semangatnya adalah bagaimana bergerak dan berkarya,” pungkas Bang Komar. (yp)

Be the first to comment on "Blarak Semplak, Semangat Mencintai Budaya Sendiri"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*