Docang, Kuliner Khas dari Cirebon

docang

Bekasimedia – Cirebon adalah wilayah Provinsi Jawa Barat paling timur, berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Tengah, budaya dan bahasa wilayah ini adalah percampuran antara Sunda dengan Jawa.

Tentang kuliner, ada satu makanan khas Cirebon yang cukup digemari. Makanan ini berupa lontong ditambah sayuran biasanya kecambah atau daun singkong kadang juga daun mengkudu, ditaburi parutan kelapa dan disiram sayur dengan remahan oncom plus kerupuk. Makanan ini bernama Docang atau Doceng.

Di jalan raya Megu Cilik, Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, ada Musri seorang ibu yang setia berjualan docang selama lebih dari 10 tahun terakhir yang meneruskan usaha orang tuanya.

Berjualan pagi dan sore hari, Musri mengaku mampu meraup keuntungan bersih hingga 200 ribu rupiah.

“Kalau lagi ramai bisa mencapai 200 ribu, pembelinya kebanyakan dari luar Cirebon, seperti Majalengka, Subang, Bogor,” akunya.

Sebelum fokus berjualan docang di kampung halaman, Musri sempat melanglang bekerja di Jabotabek yaitu di Bogor dan Jakarta.

“Tadinya saya juga kerja dan jualan di Bogor terus ke Jakarta. Setelah orang tua meninggal saya teruskan usaha orang tua jualan docang ini,” aku ibu yang sudah beranjak sepuh ini.

Docang nikmat dimakan untuk sarapan pagi atau penghilang lapar di sore hari. Di Cirebon, makanan khas ini sampai sekarang masih bertahan, meski yang berjualan tak banyak lagi. (mk)

1 Comment on "Docang, Kuliner Khas dari Cirebon"

  1. Maaf kalau melihat komposisinya kok kayak kurang menyelerakan ya.hehehe,,,peace

Leave a comment

Your email address will not be published.


*