SMAN 5 Bekasi Siap Laksanakan UN Berbasis Komputer

image

Bekasimedia – Ujian Nasional tahun 2015 ini, Kemendikbud membuat satu terobosan baru yakni dengan mengubah sistem ujian tertulis ke ujian berbasis komputer (UN-CBT). Namun, pada pelaksanaannya, tidak semua sekolah siap melaksanakan UN secara Online.

Di Bekasi sendiri, menurut pantauan dinas pendidikan tahun ini tampaknya belum siap melaksanakan UN secara online. Kendala yang disebutkan antara lain adalah perangkat UN di sekolah berupa ketersediaan komputer yang kurang memadai.

Adapun yang menyatakan siap memulai ujian CBT (Computer Based Test) tahun ini, terhitung hanya dua sekolah yaitu SMAN 5 Bekasi dan SMA Yadika 11.

Hal ini seperti yang dituturkan oleh Rahayu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMAN 5 Bekasi, bahwa selain SMAN 5 Bekasi, ada SMA Yadika 11 yang mengakui siap mengikuti UN CBT.

Mengenai persiapan, Rahayu mengaku bahwa siswa dan siswi SMAN 5 Bekasi yang berjumlah 310 anak pelaksana UN tidak merasa terkendala dengan sistem baru ini karena sudah melakukan latihan, simulasi dan uji coba berkali-kali sebelum pelaksanaan UN tanggal 13 April nanti.

Perbedaan UN tertulis dan CBT hanya pada waktu pelaksanaanya. Jika UN tertulis dilaksanakan serentak tiga hari, maka UN CBT ini dilaksanakan selama enam hari. Satu hari satu pelajaran yang dibagi menjadi tiga sesi atau gelombang.

“Jadi katakanlah hari pertama mereka kirim soal ke kita,  pertama-tama kirim soal, masuk ke server kita, dari server kita dikirim ke komputer client. Nah komputer client inilah yang dipakai oleh anak-anak. Anak-anak selesai mengerjakan, masuk ke server kita baru dikirim  ke pusat. Tapi memang soal tersebut hanya bisa dibuka pada waktunya. Jadi kalau dibilang online, ini semi-online,” ucap Rahayu kepada Bekasimedia pada Sabtu (4/4).  (anr)

Be the first to comment on "SMAN 5 Bekasi Siap Laksanakan UN Berbasis Komputer"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*